Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    4 trik efektif hindari mabuk gunung, jangan sepelekan!

    14 Mei 2026

    15 Ide Bisnis Kuliner Nasi yang Menguntungkan di Solo

    14 Mei 2026

    Catat! Daftar Libur Panjang Mei 2026 yang Bisa Dimanfaatkan

    14 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 14 Mei 2026
    Trending
    • 4 trik efektif hindari mabuk gunung, jangan sepelekan!
    • 15 Ide Bisnis Kuliner Nasi yang Menguntungkan di Solo
    • Catat! Daftar Libur Panjang Mei 2026 yang Bisa Dimanfaatkan
    • Hasil Super League: Borneo FC Mencuri Poin Persib Usai Kalahkan Bali United 5 Gol!
    • Pengamat: Warganet Harus Bijak Tanggapi Laporan Maia ke Ahmad Dhani
    • Bolehkah Mengulang Akad Nikah?
    • IKAFE Unhas: Bahaya Ekonomi Drift, Stabil Tapi Tak Berarah
    • 5 Manfaat GarudaMiles untuk Liburan dan Cara Mendapatkannya
    • 6 Shio Ini Akan Dikaruniai Rezeki Tak Putus di Tahun 2026, Siapa Saja?
    • Bonek Kecewa! Persebaya Disalip Dewa United, Peluang Masuk 4 Besar Menipis
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Proyek PSEL Malang Dibangun di Pakis, Siapkan Lahan Tol

    Proyek PSEL Malang Dibangun di Pakis, Siapkan Lahan Tol

    adm_imradm_imr3 April 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peninjauan Lokasi Pembangunan PSEL di Malang Raya

    Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan peninjauan langsung terhadap calon lokasi pembangunan Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Pakis, Kabupaten Malang, pada Minggu (29/3/2026). Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Batu, dan Pemerintah Kabupaten Malang.

    Hanif dan Bupati Malang, HM Sanusi, telah meninjau langsung lokasi yang berada di dekat pintu Tol Pakis. Lokasi tersebut merupakan area sawah yang luas dan dinilai strategis untuk pengembangan proyek PSEL. Menurut Hanif, secara visual, lokasi ini memenuhi sejumlah persyaratan awal untuk pembangunan fasilitas waste to energy tersebut. Namun, keputusan akhir masih menunggu hasil kajian teknis dan lingkungan secara menyeluruh.

    “Secara teknis, menurut visual yang saya pahami, lokasi ini sudah memenuhi persyaratan,” ujar Hanif. “Namun secara detail akan dibahas dalam rapat koordinasi terbatas minggu ini, sebelum tim gabungan turun melakukan penilaian kelayakan lingkungan,” imbuhnya.

    Tim gabungan nantinya akan melakukan asesmen mendalam terhadap berbagai aspek, mulai dari ketersediaan lahan, sumber air, kedekatan dengan jaringan listrik, aksesibilitas, hingga kondisi sosial demografi di sekitar lokasi. Jika hasil kajian menyatakan lokasi tersebut layak, Kementerian Lingkungan Hidup akan menerbitkan surat keputusan pembangunan PSEL untuk kawasan Malang Raya.

    Tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan proses pengadaan dan pelelangan proyek. Hanif menjelaskan bahwa pekerjaan ini cukup kompleks, sehingga proses pelelangan tidak bisa dilakukan secara cepat. Ada beberapa tahapan yang harus dipenuhi.

    Proses Pengadaan dan Pelelangan Proyek

    Pemerintah pusat berencana menyerentakkan proses pelelangan proyek serupa di berbagai daerah di Indonesia, sesuai arahan Menteri Sekretaris Negara. Pada tahap awal, sejumlah proyek telah berjalan di beberapa wilayah seperti Denpasar Raya, Yogyakarta Raya, Bogor Raya, dan Bekasi. Setelah tahap pertama tersebut, pemerintah akan melanjutkan pembangunan PSEL secara serentak di daerah lain yang telah memiliki kesiapan, termasuk Malang Raya.

    Selain Malang Raya, beberapa wilayah lain yang menjadi prioritas pengembangan PSEL antara lain Serang Raya, Tangerang Raya, Semarang Raya, dan Surabaya Raya. Standar kebutuhan fasilitas PSEL meliputi ketersediaan lahan dengan luas minimal 5 hektare hingga 7 hektare, serta kapasitas pengolahan sampah sekitar 500 hingga 1.000 ton per hari.

    Target dan Tahapan Berikutnya

    Hanif menargetkan, dalam waktu dekat, pemerintah akan menggelar rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Menteri Koordinator Pangan terkait untuk menentukan kelanjutan proyek. Setelah itu, tim teknis akan segera diturunkan ke lokasi-lokasi yang telah masuk dalam kesepakatan MoU, termasuk Malang Raya.

    HM Sanusi menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang menyiapkan lahan di kawasan Tol Pakis untuk pembangunan PSEL yang akan melayani wilayah Malang Raya. Bupati Malang mengatakan, lokasi tersebut telah disepakati setelah melalui survei bersama tim dari Universitas Brawijaya. Kawasan tersebut dinilai strategis karena berada di area industri dan memiliki aksesibilitas yang memadai.

    “Untuk PSEL ini setelah disurvei oleh tim dari Brawijaya disepakati di exit tol Pakis dan itu kawasan industri. Sudah kami siapkan, mudah-mudahan nanti cocok,” ujar Sanusi. Ia menjelaskan bahwa fasilitas PSEL ini nantinya akan menjadi pusat pengolahan sampah terpadu bagi tiga daerah, yakni Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang.

    Lokasinya juga relatif dekat dari pusat Kota Malang, sekitar lima kilometer. “Harapannya penanganan sampah untuk Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang bisa menyatu di Pakis,” katanya. Sanusi menambahkan bahwa lahan yang disiapkan saat ini seluas 6,3 hektare masih berpotensi dikembangkan hingga mencapai 9 hektare, menyesuaikan kebutuhan proyek ke depan.

    Upaya Pengelolaan Sampah di Masyarakat

    Selain menyiapkan infrastruktur, Pemkab Malang juga mulai menguatkan budaya pengelolaan sampah di masyarakat, khususnya di kawasan wisata. Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah kewajiban pengunjung membawa kembali sampah yang mereka hasilkan.

    “Aturannya, kalau pengunjung membawa tiga botol minuman, maka saat pulang harus membawa tiga sampah juga. Kalau kurang, diminta mencari. Kalau tidak membawa sesuai jumlah bisa kena denda,” ujarnya. Kebijakan tersebut telah diterapkan di kawasan wisata Pantai Tiga Warna, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pengunjung yang tidak mematuhi aturan dapat dikenakan sanksi denda hingga Rp1,5 juta.

    Di sisi lain, edukasi pengelolaan sampah juga dilakukan melalui kegiatan keagamaan. Sanusi menyebut bahwa sosialisasi terus digencarkan agar masyarakat tidak meninggalkan sampah setelah kegiatan berlangsung.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Proyek Bibit Tebu Rp23 Miliar di Malang Kacau, Dana Petani Diduga Dicuri dan Bibit Busuk

    By adm_imr14 Mei 20261 Views

    Pemuda Malang Tewas Lawan Pencuri dengan Senter dan Kekuatan Hati

    By adm_imr14 Mei 20263 Views

    Tradisi Suro di Makam Ki Ageng Gribig, Ritual Sakral Tahun Baru Islam

    By adm_imr11 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    4 trik efektif hindari mabuk gunung, jangan sepelekan!

    14 Mei 2026

    15 Ide Bisnis Kuliner Nasi yang Menguntungkan di Solo

    14 Mei 2026

    Catat! Daftar Libur Panjang Mei 2026 yang Bisa Dimanfaatkan

    14 Mei 2026

    Hasil Super League: Borneo FC Mencuri Poin Persib Usai Kalahkan Bali United 5 Gol!

    14 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?