Kandidat Pemain Terbaik Liga 1 dan Peluang Tim-Tim Besar untuk Mendapatkannya
Mariano Peralta, pemain sayap Borneo FC asal Argentina, kini menjadi incaran utama beberapa klub besar di Liga 1 Indonesia. Selain Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya, ada juga opsi lain yang bisa dipertimbangkan oleh ketiga tim tersebut. Salah satu alternatif yang menarik adalah Ruyery Blanco dari PSBS Biak.
Mariano Peralta, Bintang yang Diincar Banyak Klub
Mariano Peralta telah mencuri perhatian dengan performa luar biasanya selama musim ini. Dari 26 pertandingan, ia berhasil mencetak 13 gol dan memberikan 10 assist. Catatan ini jauh lebih baik dibandingkan rekan-rekan setimnya di Liga 1. Performa yang konsisten membuatnya disebut sebagai kandidat kuat pemain terbaik Liga 1 2025/2026.
Namun, mengamankan Peralta bukanlah hal mudah. Borneo FC, yang dinaungi Nabil Husein, dikenal sebagai klub yang sangat agresif dalam memperkuat skuad. Mereka kemungkinan besar akan menawarkan kontrak baru yang menarik untuk mengikat Peralta agar tidak hengkang ke klub lain.
Alternatif: Ruyery Blanco dari PSBS Biak
Jika mengamankan Peralta terlalu mahal atau sulit, maka PSBS Biak bisa menjadi pilihan yang lebih realistis. Ruyery Blanco, striker asal Kolombia, telah mencatatkan 10 gol dan 2 assist dalam musim ini. Meski jumlahnya tidak sebesar Peralta, namun market value-nya jauh lebih murah, hanya sekitar Rp4,35 miliar.
Ada dua alasan mengapa PSBS Biak mungkin bersedia melepas Blanco. Pertama, tim ini diprediksi akan terdegradasi ke Liga 2 musim depan. Kedua, masalah tunggakan gaji yang terjadi pada pemain PSBS Biak termasuk Blanco. Hal ini menyebabkan semangat juang para pemain berkurang, bahkan beberapa di antaranya mulai mempertimbangkan untuk mundur.
Kabar ini dibongkar oleh akun Instagram @liga_dagelann pada Rabu (8/4/2026). Ia menyampaikan bahwa PSBS Biak sudah mengibarkan bendera putih karena situasi internal yang tidak stabil.
Persija Jakarta Sudah Mengincar Peralta
Persija Jakarta dikabarkan sudah melakukan pendekatan awal terhadap Peralta. Akun Instagram @ebolasport.id pada Senin (23/3/2026) melaporkan bahwa Peralta sedang dirumorkan akan bergabung dengan klub ibukota. Bahkan, kabar ini sempat muncul di bursa transfer paruh musim lalu.
Namun, Persija Jakarta harus segera bertindak jika tidak ingin diusik oleh rival abadinya, Persib Bandung. Akun @pilotinfootball pada 1 Februari 2026 menyebutkan adanya rumor besar tentang transfer Peralta. Meski masih dalam tahap spekulasi, rumor ini menunjukkan potensi besar bagi klub yang mampu mendapatkan Peralta.
Peluang Persija Jakarta untuk Mendapatkan Peralta
Peluang Persija Jakarta untuk mendapatkan Peralta terbuka lebar. Kontrak Peralta bersama Borneo FC akan berakhir pada 30 Juni 2026. Jika Persija Jakarta bisa menawarkan gaji tinggi, fasilitas yang menarik, serta nilai kontrak yang kompetitif, maka Peralta mungkin akan mempertimbangkan tawaran tersebut.
Selain itu, dukungan dari suporter juga bisa menjadi faktor penting. Akun Instagram @feed_persija pada Rabu (15/4/2026) membagikan unggahan yang menanyakan apakah Peralta akan bergabung dengan Persija Jakarta musim depan. Banyak Jakmania memberikan respons positif, bahkan beberapa menyebutkan nama-nama lain yang juga bisa diangkat.
Kesimpulan
Mariano Peralta tetap menjadi target utama bagi klub-klub besar di Liga 1. Namun, jika biaya terlalu tinggi, PSBS Biak dengan Ruyery Blanco bisa menjadi alternatif yang lebih realistis. Dengan situasi internal yang tidak stabil, PSBS Biak mungkin akan lebih mudah melepas Blanco jika ada tawaran yang menarik.






