Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pengamat NTT: Jokowi Tetap Magnet Politik

    25 Juni 2026

    HKTI Kediri Perkuat Koperasi Tebu untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

    25 Juni 2026

    Warga dan Pengusaha Terdampak, PLN: Sistem Kelistrikan Jawa Membaik

    25 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 25 Juni 2026
    Trending
    • Pengamat NTT: Jokowi Tetap Magnet Politik
    • HKTI Kediri Perkuat Koperasi Tebu untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
    • Warga dan Pengusaha Terdampak, PLN: Sistem Kelistrikan Jawa Membaik
    • Penggeledahan 5 Jam Silmy Karim, KPK Sita 17 Kendaraan Termasuk Porsche
    • Doa Tasua 9 Muharram, Pembeda Umat Islam dan Penyempurna Puasa Asyura
    • Hindari Mesin Gym Ini Jika Alami Nyeri Punggung
    • Menjelajah Sate Bandeng Legendaris di Serang Banten
    • Cara cek pemadaman listrik PLN: Jadwal dan informasi gangguan terkini
    • Jadwal Kapal Pelni Gunung Dempo 2026: Makassar ke Sorong Besok
    • Terjemahan Lirik “The Other Side” – SZA ft. Justin Timberlake: Bangkit Lagi, Angkat Kepalamu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Thailand Siapkan Alternatif Selat Malaka, Proyek Land Bridge Rp532 Triliun Digebrak

    Thailand Siapkan Alternatif Selat Malaka, Proyek Land Bridge Rp532 Triliun Digebrak

    adm_imradm_imr5 Mei 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Proyek Land Bridge Thailand: Jalur Alternatif Selat Malaka

    Proyek Land Bridge Thailand yang bernilai 1 triliun baht atau sekitar Rp 532 triliun sedang gencar dipromosikan oleh pemerintah negara tersebut. Proyek ini bertujuan untuk menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik melalui jalur darat di Thailand, sebagai alternatif dari Selat Malaka yang selama ini menjadi rute laut penting.

    Tujuan Strategis Proyek Land Bridge

    Land Bridge merupakan megaproyek infrastruktur transportasi dan logistik yang diharapkan mampu memberikan solusi terhadap kerawanan di jalur pelayaran global. Salah satu faktor utamanya adalah penutupan Selat Hormuz, yang menjadi jalur vital bagi pengiriman minyak dunia. Dengan adanya proyek ini, Thailand berharap dapat memperkuat posisinya sebagai pusat logistik di kawasan Asia Tenggara.

    Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, secara khusus menargetkan Singapura sebagai calon investor potensial. Dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing, Anutin menyampaikan rencana besar yang diharapkan bisa menjadi jalur alternatif Selat Malaka. Juru bicara pemerintah Thailand, Rachada Dhanadirek, menyebut bahwa Singapura menunjukkan ketertarikan terhadap proyek ini.

    Peran Singapura dalam Investasi

    Singapura, sebagai salah satu negara dengan ekonomi kuat di kawasan, menjadi target utama investor untuk proyek ini. Menurut Rachada, Anutin melihat proyek Land Bridge sebagai peluang ekonomi bagi Thailand dan juga bagi investor asing jika berhasil dijalankan.

    Pemerintah Thailand berharap proyek ini dapat membuka akses baru bagi perdagangan internasional, terutama bagi negara-negara yang ingin menghindari risiko keamanan di Selat Malaka. Proyek ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing ekonomi Thailand di pasar global.

    Struktur dan Rencana Pelaksanaan

    Secara teknis, Land Bridge akan menghubungkan dua pelabuhan laut, yaitu Pelabuhan Ranong di Laut Andaman dan Pelabuhan Chumphon di Teluk Thailand. Kedua pelabuhan ini akan dihubungkan oleh infrastruktur sepanjang 90 kilometer yang mencakup jalan raya, rel kereta api, serta pipa energi.

    Menteri Transportasi Thailand Phiphat Ratchakitprakarn menyatakan bahwa pemerintah akan segera mengajukan proposal ini ke kabinet pada Juni atau Juli mendatang. Jika berjalan sesuai rencana, pencarian investor akan dimulai pada kuartal ketiga tahun ini.

    Tantangan dan Perspektif Masa Depan

    Meskipun proyek ini menawarkan potensi besar, beberapa tantangan masih perlu diatasi. Masalah penilaian dampak lingkungan dan kesehatan yang belum selesai, serta penolakan dari sebagian warga lokal, sempat menjadi hambatan utama. Sebelumnya, proyek ini sempat tertunda karena gejolak politik, meskipun administrasinya telah merancang undang-undang terkait.

    Pemerintah Thailand menilai konsep Land Bridge jauh lebih layak dijalankan dibandingkan ide Terusan Kra. Terusan Kra merupakan ide kuno untuk memotong semenanjung Thailand selatan guna membangun kanal pelayaran. Akan tetapi, megaproyek itu menuai banyak penolakan karena alasan lingkungan, finansial, hingga masalah keamanan nasional.

    Kesimpulan

    Dengan proyek Land Bridge, Thailand berusaha memperkuat posisi ekonomi dan logistiknya di kawasan Asia Tenggara. Meski menghadapi berbagai tantangan, pemerintah optimis bahwa proyek ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada Selat Malaka. Dengan dukungan investor seperti Singapura, proyek ini memiliki potensi besar untuk sukses dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi seluruh kawasan.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    KTT ASEAN-Rusia Berlangsung Saat Serangan Drone Ukraina Mengguncang

    By adm_imr25 Juni 20260 Views

    Semangat Piala Dunia 2026 Meriah di Seluruh Negeri

    By adm_imr24 Juni 20261 Views

    Lewat Perayaan Lokal, Tribun Network Bawa Semangat Piala Dunia 2026

    By adm_imr24 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pengamat NTT: Jokowi Tetap Magnet Politik

    25 Juni 2026

    HKTI Kediri Perkuat Koperasi Tebu untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

    25 Juni 2026

    Warga dan Pengusaha Terdampak, PLN: Sistem Kelistrikan Jawa Membaik

    25 Juni 2026

    Penggeledahan 5 Jam Silmy Karim, KPK Sita 17 Kendaraan Termasuk Porsche

    25 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?