Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Evaluasi Kurikulum Nasional Terbaru: Menimbang Beban Mengajar Guru dan Daya Tangkap Siswa

    Evaluasi Kurikulum Nasional Terbaru: Menimbang Beban Mengajar Guru dan Daya Tangkap Siswa

    11 October 2026
    Seni Mengelola Stamina dan Rotasi Skuad dalam Perburuan Gelar Liga Top Eropa

    Seni Mengelola Stamina dan Rotasi Skuad dalam Perburuan Gelar Liga Top Eropa

    11 October 2026
    Menjemput Pahala Melimpah di Tengah Kemacetan Kota: Amalan Ringan Pekerja Berkemobilitas Tinggi

    Menjemput Pahala Melimpah di Tengah Kemacetan Kota: Amalan Ringan Pekerja Berkemobilitas Tinggi

    11 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sunday, 11 October 2026
    Trending
    • Evaluasi Kurikulum Nasional Terbaru: Menimbang Beban Mengajar Guru dan Daya Tangkap Siswa
    • Seni Mengelola Stamina dan Rotasi Skuad dalam Perburuan Gelar Liga Top Eropa
    • Menjemput Pahala Melimpah di Tengah Kemacetan Kota: Amalan Ringan Pekerja Berkemobilitas Tinggi
    • Navigasi Ruang Digital Secara Sehat Demi Menjaga Kesehatan Mental Dan Hubungan Sosial Nyata
    • Seni Menolak Tanpa Rasa Guilt: Cara Membangun Batasan Diri Demi Kesehatan Mental
    • Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia
    • Jembatan Kata yang Meruntuhkan Tembok Sunyi Antara Orang Tua dan Anak Remaja
    • Mengendalikan Keinginan Impulsif Saat Diskon Besar Membanjiri Aplikasi Belanja Anda
    • Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Cuaca Pancaroba Mulai Menerjang Komunitas
    • Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Tragis, Pria di Lombok Barat Tewas Dihakimi Massa Usai Diduga Mencuri, Video Penganiayaan Viral

    Tragis, Pria di Lombok Barat Tewas Dihakimi Massa Usai Diduga Mencuri, Video Penganiayaan Viral

    adm_imradm_imr31 May 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peristiwa Tragis di Lombok Barat

    Sebuah peristiwa tragis terjadi di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Seorang pria berinisial S (38 tahun) dilaporkan tewas setelah menjadi korban amukan massa yang menuduhnya mencuri alat menanak nasi. Kejadian ini memicu reaksi publik yang sangat mengkhawatirkan dan mengundang banyak pertanyaan tentang proses hukum dan keadilan.

    Korban dituduh melakukan pencurian, namun keluarga dan warga setempat menyatakan bahwa tidak ada barang bukti yang ditemukan. Mereka menuntut agar kasus ini diproses secara hukum dan tidak hanya dianggap sebagai tindakan main hakim sendiri. Penganiayaan tersebut bahkan terekam dalam video yang kini viral di media sosial, menunjukkan betapa brutalnya aksi massa terhadap korban.

    Video Penganiayaan Viral

    Video penganiayaan itu menampilkan warga yang berteriak dan mengejar korban yang saat itu berada di luar perumahan. S berusaha menyelamatkan diri dan terjebak di sungai kecil, di mana ia akhirnya diserang dan mengalami luka serius pada bagian kepala. Aksi ini menunjukkan betapa tidak adilnya tindakan yang dilakukan oleh sekelompok orang tanpa melalui proses hukum yang benar.

    Menurut informasi yang diperoleh, S sebelumnya berpamitan kepada anaknya untuk membeli ikan dan berencana bakar ikan di rumah. Namun, sebelum bisa membawa ikan, kabar buruk datang kepada keluarganya. Penganiayaan yang terjadi menyebabkan luka serius pada ayah Supriadi, sehingga S harus dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

    Keluarga Meminta Pendampingan Hukum

    Anak korban, Supriadi, menyampaikan rasa kekecewaannya atas tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh massa. Ia menegaskan bahwa mereka meminta pendampingan hukum dari Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Mataram agar kasus ini dapat diproses secara adil.

    “Kami hanya ingin kasus ini diproses secara hukum, saya cuma minta keadilan untuk bapak saya, dan hukuman seberat beratnya pada pelaku yang menganiaya bapak saya hingga meninggal dunia,” ujarnya dengan suara bergetar.

    Supriadi juga menyampaikan bahwa adiknya masih duduk di kelas 4 Sekolah Dasar dan masih membutuhkan perhatian. Ia sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh massa karena dinilai terlalu brutal dan tidak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

    Tanggapan dari Warga dan Pihak Berwenang

    Warga Karang Bongkot, salah satu desa di Lombok Barat, juga menyatakan keberatan atas penganiayaan yang terjadi. Mereka menilai bahwa tuduhan tanpa bukti tidak seharusnya mengakibatkan kematian seseorang. Bahkan, S dikabarkan sering membantu warga, sehingga tindakan yang dilakukan oleh massa dinilai sangat tidak proporsional.

    Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini dan menjaga situasi tetap kondusif. Kepala Desa Karang Bongkot, Muldan, menyampaikan harapan agar proses hukum dilakukan sesuai dengan rasa keadilan. Ia juga mengungkapkan bahwa aparat belum melakukan pemeriksaan terhadap siapa pun meskipun laporan sudah diterima dan otopsi telah dilakukan.

    Menurut Muldan, kemungkinan besar aparat masih fokus pada pengamanan di wilayah perumahan karena suasana masih mencekam. Isu akan ada serangan balasan dari warga pada pelaku penganiayaan membuat beberapa penghuni kompleks dievakuasi.

    Penutup

    Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat tentang pentingnya proses hukum yang adil dan transparan. Tindakan main hakim sendiri tidak boleh lagi terjadi, terlebih jika mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Dengan pendampingan hukum yang tepat, diharapkan keadilan dapat ditegakkan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar

    By redaksi10 October 20262,082 Views

    Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

    By redaksi8 October 202612,994 Views

    Gembong narkoba Basri ditangkap, punya aset kapal-apartemen

    By adm_imr25 August 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Evaluasi Kurikulum Nasional Terbaru: Menimbang Beban Mengajar Guru dan Daya Tangkap Siswa

    Evaluasi Kurikulum Nasional Terbaru: Menimbang Beban Mengajar Guru dan Daya Tangkap Siswa

    11 October 2026
    Seni Mengelola Stamina dan Rotasi Skuad dalam Perburuan Gelar Liga Top Eropa

    Seni Mengelola Stamina dan Rotasi Skuad dalam Perburuan Gelar Liga Top Eropa

    11 October 2026
    Menjemput Pahala Melimpah di Tengah Kemacetan Kota: Amalan Ringan Pekerja Berkemobilitas Tinggi

    Menjemput Pahala Melimpah di Tengah Kemacetan Kota: Amalan Ringan Pekerja Berkemobilitas Tinggi

    11 October 2026
    Navigasi Ruang Digital Secara Sehat Demi Menjaga Kesehatan Mental Dan Hubungan Sosial Nyata

    Navigasi Ruang Digital Secara Sehat Demi Menjaga Kesehatan Mental Dan Hubungan Sosial Nyata

    11 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?