Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

    8 October 2026
    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    8 October 2026
    Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban

    Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban

    8 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Friday, 9 October 2026
    Trending
    • Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!
    • Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
    • Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban
    • Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui
    • Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang
    • Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Pekerjaan Kaum Urban
    • Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Vitalitas Harian
    • Kemewahan Bursa Transfer Sepak Bola Dunia Kini Tunduk pada Aturan Transparansi Keuangan
    • Strategi Elegan Mengelola Stres Kerja Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental dan Produktivitas Anda
    • Menanam Akar Jiwa Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Global
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Waktu Al-Qur’an Berlalu

    Waktu Al-Qur’an Berlalu

    adm_imradm_imr31 March 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perhatian terhadap Al-Qur’an Setelah Bulan Ramadan

    Bulan Ramadan, yang dikenal sebagai bulan Al-Qur’an, telah berlalu. Di bulan ini, umat Islam lebih aktif dalam membaca dan mempelajari Al-Qur’an dibandingkan bulan-bulan biasa. Banyak dari mereka berusaha mengkhatamkan Al-Qur’an baik secara perorangan maupun berjamaah. Proses ini sering disebut dengan “tadarus”, meskipun sebenarnya tadarus merujuk pada studi atau pembelajaran mendalam tentang isi dan makna Al-Qur’an. Istilah lain yang digunakan adalah tadabbur.

    Namun, tidak semua kegiatan tadarus dilakukan dengan cara yang sesuai. Ada sebagian umat Islam yang terlalu bersemangat hingga melakukan tadarus dengan cara yang berlebihan. Misalnya, membaca Al-Qur’an secara bergiliran di masjid atau langgar menggunakan mikrofon, mulai dari setelah salat Tarawih hingga larut malam. Bahkan ada yang sampai jam 01.00 malam, lalu kembali dengan memutar kaset bacaan Al-Qur’an atau bagarakan sahur hingga waktu imsak, salat Subuh, dan ceramah. Hal ini justru bisa mengganggu masyarakat sekitar yang sedang beristirahat atau melaksanakan salat malam.

    Setelah Ramadan berlalu, apakah kita masih memperhatikan Al-Qur’an? Apakah kita kembali membacanya? Jika tidak diwajibkan dalam salat, mungkin ada di antara kita yang sama sekali tidak membaca Al-Qur’an. Kita tidak tergugah untuk memahami isi dan maknanya, sehingga tidak dapat mengamalkan dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an.

    Apakah di rumah Anda sudah tersedia kitab suci Al-Qur’an? Jika belum, cobalah untuk membelinya. Ada sebuah kisah tentang sebuah rumah muslim yang ketika salah satu penghuninya meninggal, ternyata di rumah itu tidak ada kitab suci Al-Qur’an. Yang ditemukan hanya kartu domino satu pak. Ini menunjukkan bahwa memiliki Al-Qur’an bukanlah hal yang wajib, tetapi harus diupayakan.

    Jika Anda sudah memiliki Al-Qur’an, kapan Anda membelinya? Mungkin hanya warisan dari almarhum datuk, dengan kulit yang rusak dan beberapa lembar pertama serta akhir sudah robek. Mushaf seperti ini perlu diganti, dan yang lama boleh dibakar jika tidak bisa dimanfaatkan lagi.

    Selain itu, sudahkah kita mewariskan nilai-nilai Al-Qur’an kepada anak cucu kita? Apakah kita mengajarkan mereka membaca Al-Qur’an, membimbing dan mengamalkannya?

    Seorang sahabat bernama Ibnu Mas’ud (w. 33 H/655 M) dikenal sebagai sosok yang sederhana, tenang, dan tenteram. Ia ahli dalam ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadits. Nabi Muhammad SAW pernah memberinya janji masuk surga. Pernah menjadi bendahara di Kufah pada masa pemerintahan Umar, namun dipecat saat pemerintahan Utsman.

    Suatu hari, Ibnu Mas’ud sakit parah hingga nyaris meninggal. Utsman bin Affan, khalifah pada masa itu, mengunjunginya dan bertanya, “Apa yang kamu derita dan keluhkan?” Ibnu Mas’ud menjawab, “Tidak ada, kecuali dosa-dosaku.” Utsman bertanya lagi, “Apakah ada keinginan yang bisa aku bantu?” Ibnu Mas’ud menjawab, “Tidak ada, yang aku inginkan hanyalah Rahmat Tuhanku.”

    Utsman bertanya lagi, “Bolehkah aku panggilkan dokter?” Ibnu Mas’ud menjawab, “Tidak perlu!” Utsman berkata, “Bolehkah aku berikan hadiah?” Ibnu Mas’ud menjawab, “Tidak perlu!” Utsman bertanya lagi, “Mungkin akan bermanfaat bagi anak-anak perempuanmu jika kamu meninggal dunia.” Ibnu Mas’ud menjawab, “Rupanya khalifah khawatir anak-anakku akan menderita kefakiran? Tidak, karena aku sudah menyuruh mereka membaca surah Al-Waqi’ah setiap malam. Aku pernah mendengar Nabi SAW bersabda: ‘Barang siapa yang membaca surah Al-Waqi’ah setiap malam, niscaya tidak akan ditimpa kefakiran selama-lamanya.’”

    Ibnu Mas’ud telah mewariskan Al-Qur’an kepada anak-anaknya, bukan hanya mushafnya saja, tetapi juga membaca dan mengamalkannya. Nabi SAW juga memerintahkan kita untuk selalu memperbanyak membaca Al-Qur’an, sebagaimana sabdanya, “Perbanyaklah membaca Al-Qur’an. Sesungguhnya, rumah yang tak ada orang membaca Al-Qur’an di dalamnya akan sedikit sekali dijumpai kebaikan di rumah tersebut, dan penghuninya selalu merasa susah dan sempit.” (HR. ad-Daruqutni).

    Dalam hadits lain, Nabi SAW bersabda, “Rumah yang dibacakan Al-Qur’an, (1) akan terasa luas bagi penghuninya, (2) dan akan dihadiri/dipenuhi oleh para malaikat, (3) setan akan pergi meninggalkan rumah tersebut, (4) dan akan banyak kebaikan dalam rumah tersebut.” (HR. Muslim)

    Kisah-kisah ini menjadi renungan bagi kita, bagaimana seharusnya perhatian kita terhadap Al-Qur’an sesudah Ramadan berlalu.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    By adm_imr8 October 20263 Views
    Menanam Akar Jiwa Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Global

    Menanam Akar Jiwa Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Global

    By adm_imr5 October 20263 Views
    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi

    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi

    By adm_imr26 September 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

    8 October 2026
    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    8 October 2026
    Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban

    Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban

    8 October 2026
    Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui

    Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui

    8 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?