Kota Malang- Wahyu Hidayat secara resmi menutup ajang 3rd BTC Bridge Open Tournament 2026 yang digelar di Malang Creative Center, Minggu (12/4/2026). Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kompetisi bridge yang diikuti atlet dari berbagai daerah.
Dalam kesempatan itu, Wahyu Hidayat juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang secara simbolis. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Gabungan Jembatan Seluruh Indonesia (GABSI) Kota Malang, panitia pelaksana, serta para peserta yang berpartisipasi.
“Terima kasih atas kerja keras dan kolaborasinya hingga turnamen ini dapat terselenggara dengan baik. Kami berharap ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan semangat memajukan olahraga bridge,” ujar Wahyu.
Ia menegaskan bahwa olahraga bridge memiliki peran strategis dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, olahraga ini tidak hanya mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga emosional, spiritual, serta kemampuan bekerja sama dan menjunjung tinggi sportivitas.
Wahyu juga mendorong agar olahraga bridge dapat diperkenalkan lebih luas, termasuk melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah di Kota Malang.
Lebih lanjut, ia menilai turnamen seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dunia usaha, dan masyarakat disebut menjadi kunci dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Turnamen ini diharapkan menjadi momentum untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih baik serta melahirkan atlet-atlet unggul dari Kota Malang,” katanya.
Selain itu, Wahyu menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk memastikan keberlangsungan agenda olahraga prestasi secara rutin. Ia menekankan pentingnya kalender event olahraga yang terjadwal dan konsisten sebagai wadah bagi atlet untuk mengasah kemampuan.
“Kita harus memastikan kalender event olahraga berjalan secara berkala agar para atlet memiliki ruang untuk menguji kemampuan mereka secara periodik,” pungkasnya. (Man)






