Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Honda Supra X 125 2026: Motor Bebek Tangguh dengan Harga Terjangkau!

    17 Februari 2026

    Indonesia-Malaysia Harap Tahan Ekspektasi, Jurnalis Italia Ingatkan Performa Veda Pratama dan Hakim Danish di Moto3

    17 Februari 2026

    Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 Wilayah Blitar Jawa Timur Lengkap 30 Hari

    17 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 17 Februari 2026
    Trending
    • Honda Supra X 125 2026: Motor Bebek Tangguh dengan Harga Terjangkau!
    • Indonesia-Malaysia Harap Tahan Ekspektasi, Jurnalis Italia Ingatkan Performa Veda Pratama dan Hakim Danish di Moto3
    • Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 Wilayah Blitar Jawa Timur Lengkap 30 Hari
    • Berani Rebut Medali, Prancis Tak Lagi Tim Kuda Hitam Thomas Cup 2026
    • Misteri Goa Putri Dayang Merindu di OKU: Jejak Kutukan Serunting Sakti
    • Ulasan dan tautan nonton film Rangga & Cinta 2025 di Vidio
    • Timnas U-23 Indonesia Absen dari Dua Kompetisi Asia 2026, Termasuk Asian Games
    • Menteri Pertahanan Cek Pengerukan Sungai Aceh Tamiang untuk Cegah Banjir
    • Respons Knetz Saat Dihadapkan Foto Kecantikan Amanda Zahra, Raih Poin Tinggi, SEAblings Menang
    • Jadwal Kapal Pelni Tidar Februari-10 Maret 2026: Surabaya-Makassar Besok, Selasa ke Baubau
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Kepsek SD Diduga Pukul 15 Siswa yang Tak Bawa Pianika: Anak Miskin Hanya Numpang

    Kepsek SD Diduga Pukul 15 Siswa yang Tak Bawa Pianika: Anak Miskin Hanya Numpang

    adm_imradm_imr17 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kepala Sekolah Tampar Belasan Siswa, Wali Murid Protes

    Kasus kekerasan terhadap siswa di sebuah sekolah swasta di Jakarta Utara telah memicu protes dari wali murid. Dugaan tindakan kepala sekolah (kepsek) yang menampar belasan murid membuat orang tua murid melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

    Kronologi Kejadian

    Kejadian ini terjadi pada Senin (22/9/2025) di SD swasta berinisial TA di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Awalnya, para siswa kelas 5 tidak membawa alat musik pianika setelah ujian komputer. Menurut Floortje, nenek salah satu siswa, anak-anak lainnya memang tidak membawa pianika pulang, tetapi menyimpannya di sekolah.

    Beberapa waktu kemudian, para siswa yang tidak membawa alat musik tersebut dihukum berjemur di lapangan oleh seorang guru. Setelah itu, kepala sekolah meminta mereka naik ke lantai 2 untuk dimarahi dan ditampar.

    “Pas naik di atas, dimaki-maki anaknya. Dibilang anak goblok, tolol, anak miskin cuma numpang. Digampar satu-satu. Ada yang berdarah,” kata Floortje, seperti dilansir dari Kompas.com.

    Ia mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari orangtua lain dan melihat kondisi wajah cucunya. Keesokan harinya, orangtua mendatangi sekolah dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

    Tanggapan Orang Tua

    Iin, salah satu orang tua siswa, mengatakan awalnya ia mengetahui peristiwa itu dari percakapan di grup orangtua. Ia langsung mengonfirmasi kejadian tersebut kepada anaknya. “Iya, dada saya sakit Mama,” kata Lina menirukan pernyataan anaknya.

    Menurut Iin, orang tua kemudian meminta klarifikasi kepada kepala sekolah dan meminta dibuatkan surat pernyataan. Namun, kepala sekolah tidak mengakui kesalahan. “Dia bilang, ‘Iya karena kalian nakal, berisik, suka lari-lari, tidak bisa diatur,’ gitu. Jadi dia tidak mengakui kesalahan kalau bilang maaf atau bagaimana ya kan,” ungkapnya.

    Iin juga menyebut bahwa saat pertemuan dengan orangtua, jumlah siswa yang mengaku pernah mengalami kekerasan lebih dari 15 orang. “Jadi mereka itu mengalami tapi mereka tidak berani. Sudah lama, tapi mereka tidak berani untuk jujur sama guru, sama orang tua,” katanya.

    Penanganan Polisi

    Kompol Ni Luh Sri, Kasat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara, membenarkan adanya laporan yang masuk terkait kekerasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penyidik dari pihak Polres sedang menindaklanjuti laporan tersebut dan akan meminta keterangan dari pihak sekolah.

    “Sudah ditindaklanjuti, info penyidik hari ini memang sudah dijadwalkan untuk ke pihak sekolah,” ujar Sri saat dikonfirmasi.

    Tim redaksi juga telah menghubungi pihak yayasan sekolah dan Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengenai kejadian tersebut, namun belum mendapatkan respons.

    Kasus Serupa di Jember

    Sebelumnya, viral kasus seorang guru di Jember yang memerintahkan 22 muridnya melepas baju karena uang mahar Rp 75 ribu hilang. Aksi guru perempuan berinisial FT ini viral di media sosial.

    Kejadian berawal saat wali kelas V sebuah SDN di Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember kehilangan uang pada Jumat (6/2/2026) pukul 08.30 WIB. FT memberi tahu siswanya jika dirinya telah kehilangan uang Rp 75 ribu dalam bentuk uang pecahan lembaran baru. Uang itu merupakan pemberian mahar dari suaminya.

    Setelah mencari uang tersebut, guru ini memanggil 22 muridnya untuk memeriksa semua tas mereka satu per satu. Namun uang tersebut tidak juga ditemukan. Pada pukul 11.00 WIB, FT menggeledah tubuh muridnya satu per satu.

    Selama pemeriksaan berlangsung, siswa lainnya dilarang melihat temannya. Beberapa siswa mencoba melihat penggeledahan itu secara sembunyi-sembunyi dan menyaksikan temannya tak berpakaian.

    Wali Murid Dobrak Pintu Kelas

    Akhirnya, wali murid yang mengetahuinya mendobrak pintu ruang kelas. Mereka datang ke sekolah karena khawatir anaknya belum juga pulang ke rumah. “Itu kan karena sampai Jumat siang hari anak tidak pulang. Akhirnya beberapa wali murid datang ke sekolah untuk mengecek keberadaan anaknya,” kata wali murid yang enggan disebut namanya.

    Menurutnya, saat itu beberapa wali murid mendapatkan laporan dari siswa kelas VI yang melihat hal itu. Akhirnya mereka bergegas mendatangi tempat belajar anaknya. “Karena posisi pintu kelas ditutup, akhirnya ibu-ibu mendobrak dan melihat anaknya seperti itu,” paparnya.

    Dia mengaku insiden tersebut membuat putrinya ketakutan, bahkan tidak mau berangkat sekolah pada Sabtu (7/2/2026) sebab merasa trauma dengan guru. “Besoknya dari puluhan siswa itu, hanya 6 anak yang berangkat. Itupun karena mereka ditelepon guru. Sementara yang lain tidak mau,” imbuh pria ini.

    Di waktu yang sama, semua wali murid sudah sempat membuat petisi untuk dikirim ke Dinas Pendidikan Jember, agar guru ini dikeluarkan dari sekolah. “Sebetulnya hari ini mau dikirim, tetapi ternyata kemarin pada Minggu (8/2/2026) ternyata orang Diknas datang ke sekolah untuk memediasi,” ungkapnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Eks Kapolres Bima Didik Putra Jadi Tersangka Setelah Simpan Sekoper Narkoba, Kekayaan Melonjak Drastis

    By adm_imr17 Februari 20260 Views

    SMKN 2 Ponorogo Disatroni Maling, Angin Kencang Guyur Ngawi

    By adm_imr17 Februari 20260 Views

    Banjir Sanksi! PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4, 7 Pemain Dihukum Komdis Jateng

    By adm_imr17 Februari 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Honda Supra X 125 2026: Motor Bebek Tangguh dengan Harga Terjangkau!

    17 Februari 2026

    Indonesia-Malaysia Harap Tahan Ekspektasi, Jurnalis Italia Ingatkan Performa Veda Pratama dan Hakim Danish di Moto3

    17 Februari 2026

    Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 Wilayah Blitar Jawa Timur Lengkap 30 Hari

    17 Februari 2026

    Berani Rebut Medali, Prancis Tak Lagi Tim Kuda Hitam Thomas Cup 2026

    17 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?