Kecelakaan Mobil Honda HR-V di Surabaya, Pengemudi Selamat dengan Luka Ringan
Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Wisma Pagesangan, Jambangan, Surabaya, pada Sabtu sore. Mobil Honda HR-V yang mengalami kecelakaan tersebut terbalik setelah menabrak pembatas jalan. Kejadian ini berlangsung dekat Masjid Al-Akbar dan menimbulkan kerusakan signifikan pada kendaraan.
Lokasi dan Kerusakan yang Terjadi
Menurut pantauan di lokasi kejadian, mobil berwarna hitam dengan plat nomor L-1622-CN dalam kondisi terbalik. Bagian belakang sisi kanan mobil rusak parah, khususnya pada bagian lampu. Kaca belakang juga pecah, dan pintu belakang dalam keadaan terbuka.
Pengemudi mobil, bernama Harijono, berhasil dievakuasi oleh warga sekitar dan pengendara yang kebetulan berada di dekat lokasi. Ia mengalami luka ringan namun masih sadar dan kemudian diperiksa oleh petugas medis.
Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan truk pemadam jenis crane dari Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya. Truk tersebut tiba di lokasi sekitar pukul 17.35 WIB.
Kronologi Kecelakaan
Menurut keterangan saksi mata, Zainul, kecelakaan tersebut diduga merupakan kecelakaan tunggal. Tidak ada kendaraan atau orang lain yang terlibat dalam kejadian ini.
Kecelakaan terjadi saat mobil sedang melintasi jalan raya yang berada di sisi barat masjid. Saat berbelok ke kiri di tikungan yang mengarah ke sisi selatan masjid, mobil menabrak trotoar. Akibatnya, bodi mobil terpental ke udara hingga ketinggian sekitar dua meter, melebihi tiang besi pagar pembatas jalan.
Mobil akhirnya terpelanting dalam posisi terbalik dan menutupi sebagian besar badan jalan. Menurut Zainul, pengemudi mungkin dalam kondisi mengantuk karena tidak ada penumpang di dalam mobil.
Proses Evakuasi dan Kesaksian Saksi
Zainul yang melihat kejadian tersebut langsung bergegas ke lokasi untuk memeriksa kondisi pengemudinya. Ia menyatakan bahwa pengemudi hanya sendirian dan dalam keadaan sadar meskipun mengalami luka ringan.
“Saya ke sana untuk membantu evakuasi dan menanyakan apakah dia sendirian atau bersama orang lain. Ternyata dia sendirian,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kondisi pengemudi aman dan tidak pingsan. “Dia tetap sadar dan bisa diajak berkomunikasi,” tambahnya.
Dugaan penyebab kecelakaan adalah pengemudi dalam keadaan mengantuk. “Kayaknya pasti ngantuk. Dia sendirian,” ujarnya.
Kondisi Pengemudi dan Tindakan Selanjutnya
Setelah dievakuasi, Harijono dibawa ke bahu jalan dan ditenangkan oleh warga sekitar. Petugas medis Pemkot Surabaya kemudian tiba di lokasi untuk memeriksa kondisi kesehatannya lebih lanjut.
Meskipun kecelakaan terjadi secara tiba-tiba, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Mobil yang terbalik akan segera dipindahkan menggunakan alat berat untuk membersihkan jalanan dan memastikan kelancaran lalu lintas.





