Peci “Adem Ayem” Dari Desa Kapu, Tuban Mengalami Peningkatan Penjualan Selama Ramadan 2026
Pada bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, para perajin peci di Kabupaten Tuban khususnya di Desa Kapu, Kecamatan Merakurak, mengalami peningkatan pesanan yang cukup signifikan. Salah satu perajin yang mengalami peningkatan adalah Manaf Abdi (66), yang memproduksi peci dengan merek “Adem Ayem”.
Peningkatan Penjualan Selama Ramadan
Manaf mengungkapkan bahwa permintaan peci produksinya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa pada Ramadan sebelumnya, penjualan hanya berkisar antara 5 hingga 10 kodi. Namun, pada Ramadan tahun ini, jumlah penjualan diperkirakan mencapai 15 kodi hingga akhir bulan.
“Kalau dulu itu sekitar 5 sampai 10 kodi. Kalau sekarang kalau dihitung sampai closing Ramadan minimal dari 10 kodi bisa mencapai sekitar 15 kodi,” ujarnya.
Pasar Luar Kota dan Wisata Religi
Peci buatan Manaf tidak hanya diminati di dalam kota, tetapi juga di luar daerah. Pesanan datang dari berbagai kota seperti Brebes, Yogyakarta, hingga Kudus. Bahkan, beberapa pembeli dari luar kota telah memesan peci tersebut beberapa hari sebelum Ramadan dimulai.
Selain itu, peci produksi Manaf juga laris di kawasan wisata religi Makam Sunan Bonang. Ia menjelaskan bahwa peci tersebut biasanya dipasarkan di sejumlah pasar modern di Kabupaten Tuban, seperti kawasan Keraton, City Mall, hingga Braho II.
Model yang Paling Diminati
Dalam hal model, peci warna hitam khas merek “Adem Ayem” masih menjadi yang paling diminati oleh konsumen. Selain itu, peci dengan motif batik khas Tuban juga cukup diminati.
“Biasanya yang paling sering dicari yaitu peci hitam, namun peci batik juga cukup laris,” kata Manaf.
Harga yang Beragam dan Terjangkau
Harga peci yang dijual oleh Manaf cukup bervariasi dan relatif terjangkau. Untuk peci standar, harga mulai dari Rp30 ribu hingga Rp75 ribu. Sementara untuk peci berbahan batik, harganya lebih tinggi, tergantung kualitas bahan yang digunakan.
“Kalau yang batik ada kelas-kelasnya. Ada yang sampai Rp100 ribu sampai Rp200 ribu tergantung jenis batiknya. Kalau batik gedog bisa sampai Rp200 ribu,” jelasnya.
Proses Produksi dan Pemesanan
Dalam proses produksi, Manaf mengerjakannya secara mandiri. Sementara untuk proses jahit dan beberapa tahapan lainnya seperti packing, ia dibantu oleh tiga orang pekerjanya.
Bagi masyarakat yang tertarik membeli peci buatan Manaf, pemesanan dapat dilakukan melalui nomor WhatsApp 0857-3224-2358 atau 0857-3222-6712.







