Peristiwa Kebakaran di SMAN 1 Toho, Mempawah
Pada hari Kamis, 19 Maret 2026 sekitar pukul 01.10 WIB, sebuah peristiwa kebakaran terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Toho yang berlokasi di Desa Pak Laheng, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat dan segera dilaporkan oleh saksi mata.
Awal Kejadian
Saksi awalnya mendengar suara letusan di sekitar lokasi sekolah, kemudian melihat kepulan asap dan api. Hal ini memicu reaksi cepat dari warga setempat yang langsung berteriak dan berupaya melakukan pemadaman secara bersama-sama. Dalam laporan resmi, Kapolsek Toho, Iptu Adi Putra Syamsudin, mengonfirmasi bahwa kebakaran pertama kali diketahui warga setelah terdengar suara letusan disertai munculnya asap tebal dan cahaya api dari area sekolah.
Saksi Mata dan Penyebab Kebakaran
Salah satu saksi, Budi Trio Agusta (27), mengatakan bahwa saat itu dirinya hendak mengecek lampu yang padam sebelum mendengar suara mencurigakan dari arah sekolah. Setelah itu, api dengan cepat membesar, mengingat sebagian bangunan sekolah, khususnya ruang perkantoran, masih menggunakan material kayu yang mudah terbakar.
Kepala SMAN 1 Toho, Agus Subagio, menjelaskan bahwa sebelumnya sempat dilakukan perbaikan instalasi listrik oleh pihak PLN karena sering terjadi pemadaman dan penurunan tegangan listrik di area sekolah. “Beberapa waktu lalu memang ada perbaikan listrik karena sering padam dan voltase turun, terutama di ruang perkantoran yang merupakan bangunan lama sejak tahun 1998,” jelasnya.
Menurut Kapolsek Toho, berdasarkan keterangan saksi dan hasil sementara di lapangan, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik. “Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari bagian atas bangunan. Ditambah lagi material bangunan berupa kayu dan banyak dokumen kertas sehingga api cepat menjalar,” tambahnya.
Ruangan yang Terbakar
Ruangan yang terbakar meliputi ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang bimbingan konseling (BK), tata usaha (TU), serta gudang. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Upaya Pemadaman dan Tidak Ada Korban Jiwa
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.40 WIB setelah upaya pemadaman oleh satu unit pemadam dari BPA-SP Sungai Pinyuh dan satu unit BPBD Sungai Pinyuh, dibantu warga setempat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Imbauan dari Pihak Berwajib
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. “Kami mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya kebakaran, apalagi saat cuaca panas dan curah hujan rendah seperti saat ini,” tutup Kapolsek.
Harapan untuk Perbaikan Fasilitas Sekolah
Agus Subagio menyampaikan harapan agar ke depan ada perhatian untuk perbaikan fasilitas sekolah, khususnya bangunan lama yang dinilai sudah tidak layak. “Kami berharap ke depan ada perhatian untuk perbaikan fasilitas, terutama bangunan lama agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tutupnya.






