Intip Goreng, Camilan Khas Solo yang Populer dan Nikmat
Intip goreng adalah camilan khas dari Kota Solo yang terkenal dengan tekstur gurih dan rapuh. Camilan ini dibuat dari lapisan nasi kering yang menempel di dasar dandang atau kuali penanak nasi. Proses pembuatan intip ini cukup unik karena berasal dari sisa nasi yang terbakar sedikit, sehingga memiliki rasa khas dan tekstur yang berbeda.
Intip asli berasal dari kerak nasi yang terbentuk saat nasi dimasak di dalam dandang dan diletakkan di atas bara api. Berbeda dengan intip buatan yang dibuat secara khusus dengan cara dicetak dan dibakar. Intip asli memiliki ciri khas rasa manis atau asin, tergantung pada taburan kinco (gula jawa) atau garam halus. Sedangkan intip buatan biasanya lebih padat dan tidak mudah rapuh.
Proses Pembuatan Intip Goreng
Proses pembuatan intip goreng sangat rumit dan memerlukan teknik khusus. Pertama, sisa nasi yang melekat di dasar dandang dilepas, lalu dikeringkan dan digoreng. Teknik menggoreng juga penting agar intip matang merata. Jika tidak, intip akan gosong di bagian pinggir dan mentah di tengahnya.
Perbedaan antara intip dan rengginang juga terletak pada proses pembuatannya. Intip didapatkan dari kerak nasi yang terbentuk saat menanak nasi, sedangkan rengginang dibuat secara khusus dan tidak terkait dengan proses memasak nasi. Selain itu, bahan yang digunakan untuk intip adalah beras, sedangkan rengginang menggunakan ketan putih atau ketan hitam.
Ciri Khas Intip Solo
Intip asli maupun buatan memiliki ciri khas tersendiri. Intip asli memiliki tekstur yang gurih dan rapuh saat dimakan, sementara intip buatan lebih padat dan tebal. Taburan kinco atau gula jawa cair sering digunakan sebagai pemanis, sedangkan bagi yang menyukai rasa asin, taburan garam halus menjadi pilihan utama.
Sisa nasi yang semi gosong ini memiliki kenikmatan tersendiri dan banyak dicari oleh para pendatang sebagai oleh-oleh. Meskipun disebut intip asli atau intip buatan, kedua jenis ini memiliki proses pembuatan yang berbeda. Intip asli melalui proses memasak beras terlebih dahulu, sedangkan intip buatan tidak melalui proses tersebut.
Tempat Beli Intip Goreng Khas Solo untuk Oleh-Oleh
Ada beberapa tempat populer dan legendaris untuk membeli intip goreng di Solo, mulai dari kios di pasar tradisional hingga pusat oleh-oleh khusus. Berikut rekomendasinya:
- Kawasan Pasar Gede Solo
- Intip Boniyem: Terletak di pintu samping Pasar Gede, dekat kopi pojok (Los no. 78). Kios ini sudah ada sejak 1945 dan dikelola generasi ketiga. Intipnya asli dari kerak nasi kendil (bukan cetakan) dengan pilihan rasa asin atau manis (gula jawa/kinco). Harga berkisar Rp10.000 – Rp25.000.
Intip Bu Yani: Juga berlokasi di area Pasar Gede, menjual intip asli yang dibuat menggunakan ketel dengan bumbu bawang dan garam yang gurih.
Toko Oleh-Oleh Spesialis Intip
- Intip Asli Bu Harno: Berlokasi di Purwodiningratan, Jebres. Tempat ini terkenal sebagai “intip legend” dengan harga merakyat dan pelayanan yang ramah. Buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 21.00.
Oleh-oleh Intip Goreng Idola: Berlokasi di Mojosongo, Jebres. Tempat ini sering menjadi tujuan untuk kulakan karena menawarkan harga grosir dan produk yang selalu segar. Akses mobil ke lokasi ini agak sulit karena berada di dalam gang.
Pusat Oleh-Oleh Lainnya
- Intip Pringgading: Salah satu merk intip paling terkenal di Solo yang berasal dari daerah Pringgading (antara Pasar Legi dan Mangkunegaran). Produk ini banyak tersedia di berbagai pusat oleh-oleh di sepanjang Jl. Slamet Riyadi atau Jl. Dr. Rajiman.
- Pusat Oleh-oleh Laweyan: Di Jl. Dr. Rajiman No.569, terdapat pusat oleh-oleh lengkap yang menyediakan camilan tradisional yang masih hangat dan baru digoreng.







