Tim Satreskrim Polres Tuban Lakukan Pengecekan Kelangkaan Elpiji 3 kg
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, masyarakat Kabupaten Tuban mengalami kesulitan dalam mendapatkan elpiji 3 kilogram. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian setempat. Untuk memastikan tidak adanya penyimpangan dalam pendistribusian gas subsidi tersebut, Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban menerjunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.
Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono Elsam, menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan distribusi elpiji 3 kg berjalan sesuai ketentuan. Dari hasil sementara, stok gas masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran. Namun, beberapa wilayah seperti Soko, Parengan, Palang, dan Rengel dilaporkan mengalami kelangkaan.
“Alhamdulillah, dari hasil pengecekan sementara, kebutuhan elpiji menjelang Lebaran masih aman,” ujar Bobby. Ia menambahkan bahwa kelangkaan yang terjadi disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat, namun distribusi tetap berjalan sesuai alokasi yang telah ditetapkan.
Sebagai langkah antisipasi, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus akan kembali menambah pasokan elpiji 3 kg ke wilayah Tuban pada tanggal 21 Maret 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Penjelasan dari PT Pertamina Patra Niaga
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa kelangkaan umumnya terjadi di tingkat pengecer. Sementara jika terjadi kekosongan di pangkalan, hal tersebut disebabkan oleh proses distribusi yang sedang berlangsung.
Ia menegaskan bahwa secara prinsip, ketersediaan elpiji subsidi di tingkat agen maupun pangkalan resmi masih dalam kondisi aman dan tetap disalurkan sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET). “Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ketersediaan elpiji subsidi di sejumlah pangkalan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Secara umum pasokan elpiji dalam kondisi normal,” jelasnya.
Pertamina juga terus memperkuat koordinasi dengan dinas terkait serta meningkatkan pengawasan distribusi. Prioritas pengiriman diberikan kepada pangkalan yang stoknya mulai menipis agar penyaluran tetap lancar. Selain itu, pihak Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli elpiji subsidi sesuai kebutuhan serta peruntukannya.
Langkah Pengawasan dan Pengaduan
Untuk memastikan distribusi elpiji 3 kg tetap berjalan lancar, pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan. Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya penyelewengan dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama momen Lebaran.
Masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran dalam penyaluran elpiji subsidi atau mengalami kendala dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 135. Laporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan segera.
Tips untuk Masyarakat
Agar tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan elpiji 3 kg, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Beli elpiji sesuai kebutuhan dan peruntukannya agar tidak terjadi pemborosan.
- Cek stok elpiji di pangkalan atau agen terdekat sebelum pergi belanja.
- Jika mengalami kesulitan, segera laporkan ke pihak berwajib atau Pertamina.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan elpiji selama momen Lebaran tanpa mengalami kelangkaan.







