Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Makna Shodaqoh dari Harta HARAM Tidak Diterima Hadits

    2 April 2026

    Link Live Streaming MotoGP Amerika 2026, Gratis di Trans 7, Veda Ega Pratama Tampil di Moto3

    2 April 2026

    10 Korban Kecelakaan Odong-odong Dirawat di RSUD Sumberglagah Mojokerto

    2 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 2 April 2026
    Trending
    • Makna Shodaqoh dari Harta HARAM Tidak Diterima Hadits
    • Link Live Streaming MotoGP Amerika 2026, Gratis di Trans 7, Veda Ega Pratama Tampil di Moto3
    • 10 Korban Kecelakaan Odong-odong Dirawat di RSUD Sumberglagah Mojokerto
    • 5 Alasan Freelancer Perlu Dana Pensiun
    • Jokowi Buka Pintu Maaf untuk Tersangka Ijazah Palsu, Tapi Tak untuk Roy Suryo
    • Penolakan Ratusan Warga Prigen terhadap Pembangunan Real Estate di Lereng Gunung Arjuno-Welirang
    • Perlukah Asuransi Jiwa Dilaporkan dalam SPT Tahunan? Ini Penjelasannya
    • Resep sup asparagus jagung kepiting ala restoran bintang lima untuk momen Paskah yang hangat
    • Link Nonton Live Timnas Indonesia vs Bulgaria Final FIFA Series 2026 di SCTV dan Indosiar
    • 14 Tafsir Mimpi Masuk Sekolah, Tanda Butuh Panduan dan Perbaikan Diri
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Daerah»Korban kecelakaan odong-odong Mojokerto: 1 tewas, 1 dirawat

    Korban kecelakaan odong-odong Mojokerto: 1 tewas, 1 dirawat

    adm_imradm_imr1 April 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Ringkasan Kecelakaan Odong-odong yang Menewaskan Satu Orang

    Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumber Glagah, Pacet menerima 11 pasien korban kecelakaan odong-odong di Dlanggu pada Sabtu (28/3/2026). Salah satu korban meninggal dunia dan seorang lainnya masih dalam perawatan intensif.

    Satu korban wanita berinisial S (47), warga Puri, Mojokerto dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, korban perempuan inisial D (34), warga Cepoko, Dlanggu kini masih dirawat intensif di RSUD Sumber Glagah, Pacet.

    Korban D mengalami luka patah tulang Clavikula atau tulang selangka (kanan), patah pergelangan tangan kiri, serta luka robek yang menyebabkan cedera kepala ringan. Saat ini, kondisi pasien D relatif stabil dan sedang dalam observasi dokter spesialis bedah dan dokter spesialis tulang.

    Penjelasan Dokter Jaga IGD

    Dokter Jaga IGD RSUD Sumber Glagah, M Atiq Kurniawan (32) menjelaskan bahwa pihaknya menerima 11 pasien korban kecelakaan odong-odong di Dlanggu pada hari Sabtu sekitar pukul 10.00 WIB. Dari jumlah tersebut, sepuluh pasien dengan luka bervariasi, sebagian besar di bagian kepala seperti cedera ringan dan anggota gerak seperti tangan dan kaki, lecet, serta patah tulang.

    “Beberapa pasien telah diperiksa dan setelah dilakukan observasi selama 2 jam, kondisinya membaik sehingga dapat dirawat jalan,” ujar Dokter Atiq saat ditemui di RSUD Sumber Glagah, Pacet, Minggu (29/3/2027).

    Menurutnya, sembilan korban telah mendapat perawatan medis dan diperbolehkan pulang dengan status rawat jalan. Namun, satu pasien perempuan inisial D masih terbaring lemah di ruang perawatan. Rencananya, pasien akan menjalani operasi patah tulang besok, Senin (30/3) sembari menunggu kondisi korban stabil.

    Operasi dan Observasi

    Operasi patah tulang akan dilakukan di bagian Clavikula dan pergelangan tangan. Kondisi pasien D masih dalam observasi selama 24 jam dan tampak stabil. “Kondisinya memang masih dalam observasi, dari pengamatan 24 jam masih stabil,” tambahnya.

    Satu korban meninggal telah diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 14.00 WIB kemarin. Korban diduga mengalami cedera kepala berat sehingga meninggal seketika di lokasi kejadian. “Korban tidak mengalami luka lain, kecuali pendarahan dalam kepala. Tidak ada luka robek di kepala. Penyebab kematian tidak dapat diketahui pasti tanpa dilakukan autopsi, namun dugaan penyebab meninggal karena cedera kepala berat,” pungkasnya.

    Informasi dari Kasat Lantas Polres Mojokerto

    Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Muhammad Yogie Pratama, menambahkan, peristiwa kecelakaan ini mengakibatkan satu korban meninggal. Korban bernama Sulimah (47), warga Dusun/Desa Mlaten, Puri, Mojokerto meninggal di lokasi kejadian.

    “Korban meninggal informasi terlempar dari kendaraan, ada sungai kecil di samping TKP (Tempat kejadian perkara). Korban terlempar sehingga meninggal di tempat,” jelasnya.

    Hasil Olah TKP

    AKP Yogie menambahkan, kendaraan modifikasi dengan Nopol S 8185 PA dikemudikan oleh Sariono (53), warga Dusun Kebogerang, Desa Sumbergirang, Puri, Mojokerto. Hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) menunjukkan kendaraan tersebut melaju dari arah timur ke barat di jalan menanjak.

    Informasinya, rombongan hendak halal bihalal ke teman kerja di daerah Gondang. Odong-odong diduga overload sehingga tidak kuat menanjak saat melewati jalan tanjakan. Setibanya di lokasi, kendaraan melaju mundur tak terkendali, tidak ada pengereman hingga terguling. Kendaraan berhenti setelah menabrak tiang listrik hingga roboh.

    “Kendaraan tentunya diluar spektek, tidak sesuai peruntukannya bukan bus dan semacamnya,” pungkasnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    10 Korban Kecelakaan Odong-odong Dirawat di RSUD Sumberglagah Mojokerto

    By adm_imr2 April 20261 Views

    Satlantas Polres Tuban catat lonjakan kecelakaan mudik Lebaran 2026, naik 88 persen

    By adm_imr1 April 20262 Views

    KM Dorolonda: Jadwal Kapal Pelni Jayapura-Balikpapan dan Surabaya-Serui hingga 26 April

    By adm_imr1 April 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Makna Shodaqoh dari Harta HARAM Tidak Diterima Hadits

    2 April 2026

    Link Live Streaming MotoGP Amerika 2026, Gratis di Trans 7, Veda Ega Pratama Tampil di Moto3

    2 April 2026

    10 Korban Kecelakaan Odong-odong Dirawat di RSUD Sumberglagah Mojokerto

    2 April 2026

    5 Alasan Freelancer Perlu Dana Pensiun

    2 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?