Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah Tahun 2026? Manfaat dan Niatnya

    7 Mei 2026

    8 rekomendasi obat maag cair efektif dan harga terjangkau

    7 Mei 2026

    7 cara menyimpan sabun cair, tahan lama dan efisien

    7 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 7 Mei 2026
    Trending
    • Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah Tahun 2026? Manfaat dan Niatnya
    • 8 rekomendasi obat maag cair efektif dan harga terjangkau
    • 7 cara menyimpan sabun cair, tahan lama dan efisien
    • Penertiban tambang ilegal dekat jembatan Perimping, ancaman ambruk tiang listrik dan jembatan
    • Goa Selo Pawon Viral, Pesona Watu Dapur di Pantai Sine
    • Suka Meringankan Beban Orang Lain, 4 Zodiak Ini Dapat Kelimpahan dan Keberuntungan Besar Pada Senin, 4 Mei
    • Trump Tolak Usulan Damai Iran, Garda Revolusi Beri Peringatan Keras
    • Kembalinya Seri T VIVO di Indonesia: Harga, Spesifikasi, dan Fitur Lengkap!
    • Pembaruan BAIC X55 II: Spesifikasi Menggoda dan Harga Kompetitif Lawan Rival Kuat
    • Junta Myanmar Paksa Kaum Muda Ikut Militer – ‘Hidup Seperti Neraka’
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Iran Ditetapkan Pajak di Selat Hormuz, Ini Penjelasannya!

    Iran Ditetapkan Pajak di Selat Hormuz, Ini Penjelasannya!

    adm_imradm_imr14 April 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Rencana Pajak di Selat Hormuz Menghadapi Penolakan

    Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman, menjadi sorotan global sejak Israel dan Amerika Serikat memulai perang terhadap Iran pada Februari 2026. Sebelum konflik dimulai, jalur sempit ini adalah salah satu jalur penting dalam distribusi energi dunia, melayani sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dari negara-negara Teluk. Jalur ini bebas biaya dan aman bagi kapal, meskipun secara teknis dimiliki bersama oleh Iran dan Oman serta tidak termasuk kategori perairan internasional.

    Setelah AS dan Israel melancarkan serangan, Iran membalas dengan menyerang kapal dagang yang dianggap sebagai ‘musuh’ di selat tersebut. Hal ini secara efektif menghentikan seluruh lalu lintas, membuat kapal-kapal terjebak, dan memicu salah satu krisis distribusi energi global terburuk. Meski Presiden AS Donald Trump mengancam akan membombardir pembangkit listrik dan jembatan Iran jika tidak membuka akses, ancaman itu kemudian ditarik setelah gencatan senjata dua minggu yang dimediasi Pakistan diumumkan.

    Siapa yang Mengendalikan Selat Hormuz Saat Ini?

    Pada Selasa (7/4/2026), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa Iran akan memberikan jalur aman selama masa gencatan senjata dengan koordinasi militer. Ia menyebut jalur tersebut akan dibuka dalam koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran dan dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis. Sehari kemudian, Garda Revolusi Iran (IRGC) merilis peta rute aman yang harus diikuti kapal. Peta tersebut mengarahkan kapal lebih dekat ke pantai Iran dan menjauhi jalur tradisional yang dekat dengan Oman.

    IRGC menyatakan, semua kapal harus mengikuti peta tersebut karena kemungkinan adanya berbagai jenis ranjau anti-kapal di jalur utama. Belum jelas apakah Iran mulai memungut biaya selama masa gencatan senjata ini. Trump mengatakan AS akan membantu mengatasi penumpukan lalu lintas di selat dan militernya akan tetap berada di kawasan selama negosiasi berlangsung.

    Bagaimana Rencana 10 Poin Iran Mempengaruhi Selat?

    Dalam proposal 10 poinnya, Iran menuntut agar AS dan Israel menghentikan seluruh serangan secara permanen, mencabut sanksi, serta mengakui kendali Iran atas Selat Hormuz. Proposal ini belum dipublikasikan secara penuh, namun dianggap sebagai dasar awal perundingan. Media Iran melaporkan bahwa Teheran mempertimbangkan untuk mengenakan biaya hingga 2 juta dolar AS per kapal, yang akan dibagi dengan Oman. Ada juga laporan lain yang menyebut biaya sebesar 1 dolar AS per barel minyak.

    Dana yang diperoleh akan digunakan untuk membangun kembali infrastruktur militer dan sipil yang rusak akibat serangan. Namun, Oman menolak rencana tersebut. Menteri Transportasi Oman Said Al-Maawali menyatakan, negaranya telah menandatangani semua perjanjian transportasi maritim internasional yang melarang penarikan biaya seperti itu.

    Apa Kata Hukum Internasional?

    Para pengkritik menilai rencana Iran melanggar hukum internasional yang mengatur kebebasan pelayaran. Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) menyatakan kapal tidak boleh dikenakan biaya hanya untuk melintas di selat internasional atau laut teritorial. Negara pesisir hanya diperbolehkan menarik biaya atas layanan tertentu, seperti bantuan navigasi atau penggunaan pelabuhan, bukan untuk hak melintas. Meski begitu, analis menyebut masih ada celah. Bhaskar mengatakan bahwa jika Iran mengenakan biaya untuk pembersihan ranjau demi keamanan pelayaran, hal itu bisa saja dibenarkan.

    Sejauh ini, belum ada preseden negara yang secara resmi mengenakan pajak untuk melintas di selat internasional. Dalam laporan Dewan Keamanan PBB pada Oktober 2024, kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman disebut memungut “biaya ilegal” dari kapal yang melintas di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb.

    Bagaimana Reaksi Negara-Negara di Dunia?

    Penerapan biaya di Selat Hormuz diperkirakan paling berdampak pada negara-negara produsen minyak dan gas di kawasan Teluk, namun efeknya juga akan dirasakan secara global. Negara-negara Teluk sebelumnya menyerukan pembukaan kembali selat dan menyambut gencatan senjata, tetapi ketidakpastian masih tinggi karena Iran bisa kembali mengganggu arus energi.

    Bahrain bahkan sempat mengusulkan resolusi di Dewan Keamanan PBB untuk membuka kembali selat dengan segala cara yang diperlukan, didukung oleh Qatar, UEA, Arab Saudi, Kuwait, dan Yordania. Namun, Rusia dan China memveto resolusi tersebut dengan alasan bias terhadap Iran dan tidak menyoroti serangan awal oleh AS dan Israel.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Trump Tolak Usulan Damai Iran, Garda Revolusi Beri Peringatan Keras

    By adm_imr7 Mei 20261 Views

    Trump tawarkan perlindungan kapal di Selat Hormuz

    By adm_imr7 Mei 20261 Views

    AS Minta Pertemuan Langsung Pemimpin Lebanon dan Israel

    By adm_imr7 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah Tahun 2026? Manfaat dan Niatnya

    7 Mei 2026

    8 rekomendasi obat maag cair efektif dan harga terjangkau

    7 Mei 2026

    7 cara menyimpan sabun cair, tahan lama dan efisien

    7 Mei 2026

    Penertiban tambang ilegal dekat jembatan Perimping, ancaman ambruk tiang listrik dan jembatan

    7 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?