Kasus Perselingkuhan TNI dengan Bhayangkari di Kendari Dalam Proses Penanganan
Sebuah kasus dugaan perselingkuhan antara seorang prajurit TNI dengan anggota Bhayangkari atau istri polisi di wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), sedang ditangani oleh Detasmen Polisi Militer (Denpom) XVI/3 Kendari. TNI AD menegaskan bahwa setiap personel yang terlibat dalam pelanggaran akan mendapatkan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai dugaan perselingkuhan tersebut dan saat ini sedang melakukan pendalaman melalui unsur Polisi Militer. Ia menekankan bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit, khususnya terkait disiplin dan norma, akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan TNI.
Menurut informasi awal, peristiwa yang viral di media sosial memang benar terjadi. Prajurit berinisial Pratu DC dari satuan Kodim 1430/Konawe Utara telah diamankan oleh Denpom XIV/3 Kendari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Donny menegaskan bahwa kejadian ini merupakan persoalan pribadi yang bersangkutan dan tidak terkait dengan pelaksanaan tugas kedinasan.
Saat ini, Pratu DC masih dalam proses pemeriksaan. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui secara utuh kronologi dan fakta yang terjadi. Donny memastikan bahwa proses tersebut dilakukan secara objektif dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap menjunjung tinggi profesionalitas.
TNI AD juga mengimbau kepada masyarakat untuk menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan tidak menggeneralisasi tindakan oknum prajurit sebagai gambaran institusi. Pasalnya, TNI AD secara konsisten berkomitmen menjaga profesionalitas, integritas, dan kehormatan setiap prajuritnya.
Viralnya Video Perselingkuhan di Media Sosial
Sebelumnya, sebuah video viral beredar luas di media sosial pada Sabtu (18/4). Dalam video itu, tampak seorang perempuan dibawa dari kamar penginapan. Berdasarkan informasi yang diunggah oleh akun Instagram @infokomando.official, yang bersangkutan diduga sebagai seorang Bhayangkari. Suami, petugas kepolisian, dan TNI, memergoki perempuan itu ngamar bareng oknum prajurit TNI.
Video tersebut sudah ditonton oleh lebih dari 205 ribu pengguna Instagram. Selain itu, video itu sudah disukai oleh 5 ribu lebih pemilik akun Instagram dan dikomentari sebanyak 358 kali. Dari unggahan yang sama, diperoleh informasi bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi pada Jumat malam (17/4) di wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
”Seorang ibu Bhayangkari terciduk berduaan dengan oknum TNI dalam kamar kos di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara,” tulis akun tersebut. Dari sumber yang sama, disampaikan bahwa Bhayangkari itu berinisial TR. Dia kepergok berduaan dengan oknum prajurit di salah satu penginapan atau tempat kost yang berada di Kota Kendari.
Saat dipergoki oleh warga, suami TR turut serta. Dia datang bersama petugas kepolisian dan aparat TNI. Oknum prajurit yang kepergok pun tidak bisa mengelak. ”Oknum TNI inisial Pratu WI tidak berkutik saat digerebek,” kanjut akun tersebut.
Usai penggerebekan, TR nampak berjalan keluar kamar bersama seorang perempuan. Dia juga terlihat kesal lantaran ada yang merekam momen penggerebekan tersebut. Selanjutnya, oknum prajurit itu disebutkan telah dibawa oleh petugas dari Detasmen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pada unggahan itu, sejumlah netizen ikut berkomentar. Salah satu komentar yang menarik perhatian adalah: ”Hawa nafsu sesaat merusak masa depanmu, memutus karirmu, membunuh orang-orang tercinta di sampingmu,” tulis pemilik akun @fayyadh83arrahman.






