Kerja Sama antara Kemenaker dan IKA FIKOM Unpad dalam Peningkatan Kompetensi Komunikasi
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat bahwa jumlah peserta program magang nasional terus meningkat, dengan total sekitar 150.000 pekerja yang mayoritas berasal dari bidang komunikasi. Untuk itu, Kemenaker mengajak kampus Fikom Unpad dan alumni Fikom Unpad untuk menyelenggarakan sertifikasi ahli komunikasi bagi para pekerja agar mereka memahami esensi komunikasi yang benar di ruang digital.
Pada Senin, 11 Mei 2026, pukul 13.00 WIB, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Sekretaris Jenderal Ika Fikom Unpad Ivan Garda dan Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi. Penandatanganan MoU ini disaksikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.
Ruang Lingkup Kerja Sama
MoU ini menjadi payung kerja sama antara Ika Fikom Unpad dan Kemnaker RI dalam mendukung penguatan komunikasi publik di bidang ketenagakerjaan. Ruang lingkup kerja sama mencakup:
- Dukungan komunikasi publik
- Pengembangan kapasitas sumber daya manusia
- Pemanfaatan sarana dan prasarana Kemnaker RI untuk kegiatan IKA FIKOM Unpad
Yassierli menekankan pentingnya pembekalan komunikasi dari para ahli komunikasi, khususnya dalam penggunaan media sosial. Ia menilai bahwa komunikasi menjadi jantung proses bisnis dan kebijakan publik. “Saya setuju Menkomdigi mengatur itu. Saya juga mendorong IKA Fikom dan Fikom Unpad membekali para pekerja itu dengan kemampuan dan keahlian komunikasi yang baik dengan sertifikasi ahli komunikasi,” ujarnya.
Visi dan Tujuan Kerja Sama
Ketua IKA FIKOM Unpad, Hendri Satrio, menjelaskan bahwa kerja sama ini hadir dengan semangat membawa perubahan positif bagi Indonesia, khususnya melalui peningkatan kualitas komunikasi publik. Tujuannya adalah supaya Indonesia lebih baik lagi, dengan tagline “komunikatif, produktif, dan kompeten.”
Hendra menekankan bahwa komunikasi tidak hanya sekadar kemampuan berbicara atau menyampaikan pesan. Lebih dari itu, komunikasi merupakan kompetensi strategis yang menentukan produktivitas, daya saing, dan kualitas hubungan antara pemerintah, pekerja, dunia usaha, serta masyarakat.
Peran Alumni FIKOM Unpad
Hendra mengatakan bahwa kerja sama ini juga diharapkan berdampak luas bagi jejaring alumni FIKOM Unpad yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, media, industri kreatif, pendidikan, korporasi, hingga organisasi masyarakat. “Puluhan ribu lulusan FIKOM Unpad yang sebagian besar masih berada dalam rentang usia produktif mereka punya kapasitas, jejaring, dan pengalaman komunikasi yang kalau diarahkan dengan baik bisa menjadi kekuatan besar untuk mendukung program-program ketenagakerjaan nasional,” kata Hendra.
Ia menilai bahwa alumni FIKOM Unpad memiliki peran penting dalam memperkuat kualitas komunikasi publik pemerintah, terutama di tengah perubahan lanskap media dan perilaku masyarakat dalam menerima informasi.
Tantangan Komunikasi Publik
Menurut Hendra, tantangan komunikasi publik saat ini semakin kompleks karena masyarakat tidak lagi hanya mendapatkan informasi dari media arus utama, tetapi juga dari media sosial, potongan video, grup percakapan, hingga kanal-kanal digital yang bergerak sangat cepat.
“Kita sekarang hidup di era homeless media, ketika informasi hadir juga melalui algoritma, media massa, sampai potongan-potongan konten sehingga tantangan komunikasi saat ini tentu semakin kompleks,” jelasnya.
Nasib Pekerja Media
Hendra menyoroti bahwa perubahan ini tidak hanya berdampak pada cara publik menerima informasi, tetapi juga pada nasib pekerja media. Jurnalis dan pekerja media kini menghadapi tekanan yang lebih besar karena harus bekerja di tengah arus informasi yang cepat, kompetisi dengan kreator konten, perubahan model bisnis media, serta tuntutan produksi yang semakin tinggi.
“Yang juga harus kita pikirkan adalah nasib pekerja media. Di era homeless media, jurnalis tidak hanya bersaing dengan sesama media, tetapi juga dengan algoritma, buzzer, influencer, dan potongan konten yang sering kali lebih cepat menyebar dibandingkan berita yang terverifikasi,” kata Hendra.
Persiapan Sertifikasi Ahli Komunikasi
Centurion Chandratama Priyatna, Wakil Dekan Fikom Unpad, mengatakan bahwa Fikom Unpad siap menyelenggarakan sertifikasi pekerja di bidang komunikasi agar proses kerja yang dilakukan memenuhi kaidah-kaidah yang baik dan benar untuk membuat sejuk ruang publik yang mayoritas tersebar di media sosial. “Kami siap menyelenggarakan sertifikasi pekerja bekerjasama dengan IKA Fikom Unpad,” terang dia.







