Kondisi Kesehatan Kamaruddin Simanjuntak Menjadi Perhatian Publik
Kondisi kesehatan dari seorang pengacara ternama, Kamaruddin Simanjuntak, kini menjadi sorotan publik. Sebelumnya, ia sempat terkena berita hoaks yang menyebutkan bahwa dirinya telah meninggal pada Maret 2026 lalu. Hal ini menimbulkan kegundahan di kalangan rekan dan masyarakat luas.
Dalam beberapa unggahan di media sosial, terlihat perubahan fisik yang signifikan pada Kamaruddin. Dalam salah satu foto yang diunggah oleh akun @Ricardorsnp, ia tampak duduk di atas tempat tidur dengan kondisi tubuh yang jauh lebih kurus dibanding biasanya. Meski fisiknya terlihat lemah, raut wajahnya tetap menunjukkan ketegaran saat menyambut para sahabat yang datang memberikan dukungan moril.
“Sebuah momen penting – mengunjungi seorang tokoh. Advokat Kamaruddin Simanjuntak – keberaniannya dan strategi penanganan perkaranya sangat mengagumkan. Semoga Tuhan memberikan kesembuhan,” tulis akun tersebut dalam caption unggahannya.
Selain itu, video yang diunggah oleh akun X (Twitter) BangPino__ menunjukkan bagaimana Kamaruddin disambangi oleh rekan-rekan sejawat lainnya. Dalam posisi duduk yang lesu, ia tampak hanya menyimak pembicaraan teman-temannya tanpa memberikan banyak tanggapan verbal. Dirinya hanya menebar senyum tipis sembari memberikan gestur anggukan kepala.
“Pak Kamaruddin semakin hari semakin sehat, semakin segar, Puji Tuhan. Bahwa kabar-kabar yang dulu menyatakan dia meninggal, penyakitnya lah yang meninggal. Sekarang sudah hidup baru ya pak Kamaruddin,” ujar salah satu teman dalam video tersebut.
Menyaksikan keadaan Kamaruddin yang tidak lagi bugar seperti sedia kala, kerabat dekatnya merasa iba. Namun, kehadiran mereka justru bertujuan untuk membangkitkan semangat dan menguatkan mental sang pengacara kondang.
“Pada hari ini kita bertiga, kondisi Pak Kamaruddin memang lemah, dia kurus. Tapi saya yakin Tuhan akan menyembuhkan,” kata salah satu teman yang hadir.
Penegasan dari Martin Lukas Simanjuntak
Geram dengan desas-desus tidak berdasar tersebut, sahabat sekaligus rekan profesinya, Martin Lukas Simanjuntak, langsung memberikan klarifikasi resmi. Martin menegaskan bahwa meski tengah dalam masa pemulihan, Kamaruddin masih terus berjuang untuk pulih.
“Puji Tuhan, Bang Kamaruddin Simanjuntak saat ini dalam keadaan sehat dan baik. Informasi tersebut saya peroleh langsung dari istri dan keluarga inti beliau. Sehubungan dengan adanya miss informasi yang sempat beredar, kami mohon kepada rekan-rekan semua untuk tidak lagi melakukan repost dan/atau menyebarluaskan informasi tersebut, guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegas Martin Lukas Simanjuntak.
Kiprah Kamaruddin dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J
Sosoknya dulu dikenal tak gentar dalam membongkar kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J oleh Ferdy Sambo. Lantang di persidangan, Kamaruddin tak gentar membongkar aksi pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo terhadap kliennya, Brigadir J alias Yosua.
Kamaruddin ngotot menyebut bahwa yang jadi dalang di balik kematian Yosua adalah Ferdy Sambo. Hingga akhirnya majelis hakim pun memutuskan vonis berat untuk mantan Kadiv Propam Polri tersebut. Hakim memvonis Ferdy Sambo dengan hukuman mati dalam kasus pembunuhan berencana Yosua. Sementara istri Sambo, Putri Candrawathi divonis penjara 20 tahun.
Perjuangannya membela keluarga Brigadir Yosua tak sia-sia, Kamaruddin mengurai responnya usai mendengar vonis Sambo pada Februari 2023 lalu. Ia menyesalkan Sambo dan Putri yang ogah mengakui perbuatannya membunuh Yosua.
“Soal putusan hukuman mati Ferdy Sambo, pertama saya sedih dan menangis. Tahun lalu saya menawarkan kepada Ferdy Sambo bahkan dan Putri Candrawathi supaya menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga,” ungkap Kamaruddin tiga tahun lalu.
Coba dia dengar saran saya. Saya sudah meminta waktu saat itu, tetapi tidak direspons karena kecongkakannya,” sambungnya.
Kala itu Kamaruddin sangat bersyukur karena aksinya membela keluarga Yosua didukung penuh rakyat Indonesia.
“Ini adalah titik balik bahwa Indonesia harus bangkit dan berdiri lawan segala kezaliman, lawan kejahatan, lawan mafia hukum. Kita harus bersatu padu,” imbuh Kamaruddin.




