Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    PLN UIW Babel Bagikan 1.200 Paket Daging Kurban

    1 Juni 2026

    PDIP Jombang Lantik 21 PAC, Kader Muda Capai 30 Persen

    1 Juni 2026

    Ujian Kenaikan Kelas PKN SD Kelas 4: Kumpulan Soal dan Jawaban SAS/UAS

    1 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 2 Juni 2026
    Trending
    • PLN UIW Babel Bagikan 1.200 Paket Daging Kurban
    • PDIP Jombang Lantik 21 PAC, Kader Muda Capai 30 Persen
    • Ujian Kenaikan Kelas PKN SD Kelas 4: Kumpulan Soal dan Jawaban SAS/UAS
    • DPR Pantau Ketat PT DSI Untuk Hindari Monopoli
    • 10 Mitos Cermin Pecah: Simbol dan Peringatan Hidup
    • Wajik, Rasa Sejarah di Jantung Solo Raya
    • 4 Tips Perawatan Rambut untuk Pria Pecinta Padel, Tetap Gaya!
    • Menggali Potensi Wisata, Sejarah, dan Kebhinekaan Nusantara
    • Prabowo Bawa 4 Kesepakatan Rp61 Triliun dari Perancis
    • Daftar Peringatan Penting di Bulan Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Agenda Jokowi Keliling Indonesia Diperhatikan, PSI: Kesalahan Jika Gunakan Dana APBN atau Minta Gibran

    Agenda Jokowi Keliling Indonesia Diperhatikan, PSI: Kesalahan Jika Gunakan Dana APBN atau Minta Gibran

    adm_imradm_imr1 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    PSI Menyambut Baik Rencana Jokowi Keliling Indonesia

    Rencana mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan tur keliling Indonesia pada Juni 2026 mendatang telah menjadi perhatian publik. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut baik langkah tersebut, terlepas dari apakah hal itu akan memberikan dampak langsung kepada partai atau tidak.

    Menurut Ketua Harian PSI Ahmad Ali, tidak ada salahnya bagi Jokowi untuk berkeliling Indonesia. Ia menegaskan bahwa Jokowi bukan lagi presiden dan tidak memiliki pengaruh yang sama seperti dulu. Namun, ia menilai bahwa Jokowi tetap memiliki keinginan untuk berkontribusi dalam politik nasional.

    Ahmad Ali mengatakan, “Pak Jokowi juga tidak pernah berpikir atau jumawa, atau kemudian mengatakan dia masih punya pengaruh di masyarakat.” Ia menambahkan, “Apa sih masalah buat mereka kalau Pak Jokowi berkeliling? Mau ada manfaatnya buat PSI atau tidak, kenapa harus diperdebatkan?”

    Ali juga menekankan bahwa yang salah adalah ketika Jokowi meminta uang jalan kepada anaknya, Wapres Gibran Rakabuming Raka. Ia menilai bahwa jika Jokowi ingin berkeliling, itu semata-mata karena kecintaannya terhadap masyarakat. “Ataukah salah kalau Pak Jokowi itu berkeliling? Ataukah kemudian ada aturan yang dia langgar? Etika maupun moral?” tanya Ali.

    Ia menegaskan bahwa Jokowi boleh menggunakan dana pribadi atau patungan dari mana pun sumbernya. “Itu adalah hak dia yang juga kita harus hormati kan,” lanjutnya.

    Bantuan untuk Besarkan PSI

    Dalam rakernas PSI bulan Januari 2026 lalu, Jokowi telah menyatakan siap mati-matian berkeliling Indonesia untuk PSI. Menurut Ahmad Ali, setiap bantuan yang datang untuk membesarkan PSI akan diterima dengan senang hati.

    “Siapa pun tentunya yang mau ingin datang membantu membesarkan PSI, pasti dengan senang hati kami terima. Apakah kemudian bantuan itu berdampak atau tidak, juga itu bukan alasan kita untuk menolak, ‘oh kamu jangan bantu kami, karena nanti tidak menguntungkan buat kami’. Kan juga nggak bisa begitu dong,” imbuh Ali.

    Strategi Politik untuk Gibran dan PSI

    Sebelumnya, pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M Jamiluddin Ritonga menilai bahwa rencana Jokowi kembali berkeliling Indonesia tidak akan mudah menghasilkan dampak politik besar seperti saat Jokowi masih menjabat kepala negara.

    Menurut Jamiluddin, posisi politik Jokowi saat ini sudah berbeda dibanding ketika masih menjadi presiden, karena tingkat kepercayaan publik dinilai mengalami penurunan. Ia menilai bahwa Jokowi saat ini bukan lagi menjadi patron, tapi justru sosok yang penuh kontroversial.

    Jamiluddin juga memandang Jokowi saat ini tidak sehebat seperti ketika menjabat presiden. “Jokowi saat ini bukan lagi menjadi patron, tapi justru sosok yang penuh kontroversial,” kata Jamiluddin.

    Ia menilai bahwa sebagian pendukung fanatik Jokowi mulai kecewa selama masa pemerintahannya, sehingga dukungan politik terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak lagi solid. “Pendukung fanatiknya saja sudah banyak yang kecewa selama Jokowi menjadi presiden. Mereka ini umumnya sudah menolak dan menjauhi Jokowi,” tutur dia.

    Meskipun demikian, Jamiluddin menilai bahwa Jokowi masih memiliki kelompok pendukung loyal. Hanya saja, jumlahnya dinilai tidak cukup signifikan untuk mencapai target-target politik tertentu.

    Tujuan Politik Jokowi

    Jamiluddin mengatakan bahwa salah satu tujuan politik Jokowi berkeliling Indonesia diduga untuk menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki basis massa yang kuat di berbagai daerah. Menurut dia, hal itu dapat menjadi sinyal politik kepada partai-partai politik bahwa Jokowi masih memiliki pengaruh elektoral dan daya tawar di tingkat nasional.

    Selain itu, Jokowi juga dinilai ingin mendongkrak elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar mampu memperoleh hasil lebih baik pada Pemilihan Legislatif mendatang. “Hal itu perlu dilakukan agar PSI pada Pileg mendatang bisa masuk ke Senayan,” kata dia.

    Target itu harus dicapai agar PSI dapat meningkat levelnya menjadi partai menengah. “Target itu harus dicapai agar PSI dapat meningkat levelnya menjadi partai menengah,” kata dia.

    Jamiluddin mengatakan bahwa peningkatan elektabilitas PSI juga dapat menjadi modal politik tambahan untuk menjaga posisi Gibran di pemerintahan mendatang. Ia menambahkan bahwa peningkatan posisi PSI juga dinilai penting untuk memperkuat bargaining politik menjelang Pemilihan Presiden 2029, termasuk terkait peluang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada periode berikutnya.

    “Kalau hal itu terwujud, maka keinginan Jokowi untuk mengegolkan anaknya Gibran Rakabuming tetap mendampingi Prabowo pada Pilpres 2029 berpeluang tercapai,” tutur dia.

    Meskipun peluang tersebut dinilai tidak mudah, Jamiluddin mengatakan langkah Jokowi tetap wajar sebagai upaya mempertahankan pengaruh politiknya. “Tapi, namanya usaha, wajar saja Jokowi mencobanya. Mana tahu ada keberuntungan sehingga Jokowi nantinya tetap diperhitungkan di kancah perpolitikan nasional,” kata dia.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    80 Soal PPKN Kelas 4 SD 2026 Lengkap Kunci Jawaban

    By adm_imr1 Juni 20261 Views

    52 Putra-Putri Kalbar Ikut Seleksi Paskibraka 2026, Harisson Tekankan Integritas dan Nasionalisme

    By adm_imr1 Juni 20261 Views

    Kapolres Bengkayang Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis dalam Sertijab

    By adm_imr1 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    PLN UIW Babel Bagikan 1.200 Paket Daging Kurban

    1 Juni 2026

    PDIP Jombang Lantik 21 PAC, Kader Muda Capai 30 Persen

    1 Juni 2026

    Ujian Kenaikan Kelas PKN SD Kelas 4: Kumpulan Soal dan Jawaban SAS/UAS

    1 Juni 2026

    DPR Pantau Ketat PT DSI Untuk Hindari Monopoli

    1 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?