Penulis: adm_imr

Dugaan yang Cepat Menjadi Vonis Manusia cenderung cepat berprasangka dan mudah menuduh. Dalam hitungan jam, dugaan bisa berubah menjadi vonis sosial yang sangat keras. Ketika kebenaran akhirnya muncul, permintaan maaf dan penggantian materi sering dianggap cukup untuk menutupi masalah. Padahal, luka yang ditinggalkan tidak selalu bisa sembuh dengan cepat. Peristiwa yang menimpa Suderajat (49), seorang pedagang es gabus asal Depok, menjadi contoh nyata dari masalah ini. Pada hari Sabtu, 24 Januari, aparat menggerebek lapak dagangannya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, setelah muncul dugaan bahwa es gabus yang dijualnya terbuat dari spons dan membahayakan kesehatan. Video dan narasi penggerebekan cepat beredar…

Read More

Tren Pendidikan di Korea Selatan: Ilmu Sosial dan Teknik Menjadi Favorit Gelombang Hallyu global, yang dipicu oleh popularitas K-pop dan K-drama, telah membantu menempatkan Korea Selatan di peta pendidikan global. Namun, ternyata bukan budaya pop yang menjadi alasan utama mahasiswa internasional memilih belajar di negara tersebut. Menurut survei Immigrants’ Living Conditions and Labor Force tahun 2025, ilmu sosial yang tidak termasuk studi Korea menduduki peringkat sebagai jurusan paling umum di antara penduduk asing dengan visa pelajar. Sebanyak 29,3 persen dari total keseluruhan mahasiswa internasional mengambil jurusan ini pada Mei tahun lalu. Studi Korea menempati peringkat kedua dengan 17,8 persen, diikuti…

Read More

Tantangan yang Dihadapi Dosen Indonesia dalam Menulis Artikel Ilmiah Dosen Indonesia telah banyak menerbitkan naskah jurnal, tetapi belum semuanya memiliki kualitas yang memadai. Banyak dosen menghadapi berbagai kendala dalam menulis artikel ilmiah, termasuk topik yang sudah usang, analisis yang tidak akurat, pengabaian etika, serta keterbatasan kemampuan berbahasa Inggris. Tekanan untuk melakukan publikasi juga memicu maraknya pelanggaran etika seperti kepengarangan palsu dan manipulasi data. Dunia akademis Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan serius. Keterbatasan anggaran penelitian yang berbanding terbalik dengan tingginya tuntutan publikasi menciptakan dilema bagi akademisi. Secara kuantitas, jumlah publikasi yang diterbitkan terus meningkat. Namun, peningkatan ini belum sepenuhnya diiringi dengan…

Read More

Mengakui “Saya Tidak Tahu” Bukan Tanda Kekurangan, Tapi Indikator Kepercayaan Diri yang Matang Dalam masyarakat yang sering menghargai kecerdasan dan jawaban cepat, mengakui ketidaktahuan sering kali dianggap sebagai tanda kelemahan. Namun, dari sudut pandang psikologi, sikap ini justru bisa menjadi tanda kepercayaan diri yang sehat dan matang. Kepercayaan diri tidak selalu berarti seseorang harus tahu segalanya. Justru, kemampuan untuk menerima diri apa adanya—termasuk keterbatasan pengetahuan—sering kali menunjukkan fondasi psikologis yang kuat. Orang yang berani mengakui ketidaktahuan biasanya memiliki kesadaran diri yang tinggi dan kemampuan untuk belajar serta berkembang. Berikut adalah enam ciri kepercayaan diri yang tercermin dari sikap mengakui ketidaktahuan:…

Read More

Dosen UIN Alauddin Makassar Luluskan Doktor dengan Penelitian Fisika Bangunan Seorang dosen dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Mutmainnah, berhasil meraih gelar Doktor (PhD) dari Eindhoven University of Technology (TU/e), Belanda, pada bidang Building Physics atau Fisika Bangunan. Gelar ini diraihnya setelah mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka promosi doktor (PhD Defense) yang dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026. Disertasi yang dipertahankannya berjudul “Ceiling and Attic Ventilation to Improve the Indoor Thermal Environment of Residential Buildings in Hot-Humid Climates”. Penelitian ini membahas strategi peningkatan kenyamanan termal hunian di wilayah beriklim tropis lembap melalui pendekatan ventilasi pasif. Mutmainnah, dosen Program Studi…

Read More

Mutu menjadi fondasi utama dalam tata kelola pendidikan tinggi modern. Perguruan tinggi saat ini tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan, tetapi juga menjamin kualitas proses akademik secara konsisten, terukur, dan akuntabel. Globalisasi pendidikan, sistem akreditasi, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat menjadikan pengelolaan mutu sebagai strategi kelembagaan yang menentukan legitimasi, daya saing, dan keberlanjutan institusi. Dengan demikian, mutu tidak lagi dipahami sebagai aspek tambahan, melainkan sebagai inti dari penyelenggaraan pendidikan tinggi. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kerancuan dalam memahami mekanisme mutu, terutama antara Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC). Keduanya sering dianggap serupa, padahal memiliki orientasi dan fungsi yang berbeda dalam sistem…

Read More

Membangun Budaya Literasi untuk Generasi yang Lebih Cerdas Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa tanpa budaya membaca dan menulis, Indonesia sulit menjadi bangsa maju. Ia menekankan pentingnya gerakan nasional literasi yang melibatkan penerbit, sekolah, pemerintah, guru, dan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan saat ia membuka Musyawarah Nasional ke-20 Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) di Jakarta beberapa waktu lalu. Literasi adalah kemampuan untuk membaca, menulis, dan memahami informasi, yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Di era digital ini, literasi semakin penting karena kita dihadapkan dengan banyak informasi yang harus diolah dan dipahami. Oleh karena itu, membangun budaya literasi di sekolah…

Read More

Penolakan Sekolah Elit terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian setelah sejumlah sekolah elit di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menolak menjadi penerima manfaat. Hal ini memicu respons dari berbagai pihak, termasuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang menilai pentingnya pendekatan program yang berbasis kebutuhan gizi anak, bukan hanya kebijakan administratif. KPAI Mendorong Pendekatan Berbasis Data Gizi Menurut KPAI, Badan Gizi Nasional (BGN) perlu memiliki rekaman medis Angka Kecukupan Gizi (AKG) setiap anak penerima MBG. Data tersebut diperlukan untuk memastikan program dapat dijalankan secara tepat sasaran dan akuntabel. Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, mengatakan…

Read More

Pemerintah Indonesia telah mengumumkan kebijakan baru yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer di seluruh wilayah negara. Langkah ini dilakukan karena masih banyak guru honorer yang menerima pendapatan yang jauh di bawah standar kebutuhan hidup layak, terutama di daerah-daerah tertentu. Dengan adanya kebijakan ini, pemerintah berharap bisa meringankan beban ekonomi sekaligus memberikan penghargaan atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan. Salah satu langkah utama yang disiapkan adalah pemberian insentif bulanan dari pemerintah pusat. Insentif tersebut akan diberikan sebesar Rp 400.000 per bulan kepada guru honorer. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa insentif ini akan langsung ditransfer ke…

Read More

Perubahan Kebijakan Beasiswa Mahasiswa Pemuda Tangguh di Surabaya DPRD Kota Surabaya telah mengeluarkan permintaan agar pemerintah kota memastikan mahasiswa penerima beasiswa Mahasiswa Pemuda Tangguh dapat mengikuti perkuliahan tanpa adanya hambatan biaya maupun administrasi. Permintaan ini muncul setelah terdapat perubahan kebijakan pembiayaan pendidikan tinggi yang diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya Nomor 4 Tahun 2026. Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Johari Mustawan, menegaskan bahwa kepastian tersebut sangat penting agar mahasiswa tidak terganggu saat pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) maupun proses akademik lainnya. Hal ini disampaikan dalam forum pembahasan bersama Pemkot Surabaya, Senin (27/1). Menurut Johari, program Beasiswa Pemuda Tangguh merupakan…

Read More