Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Dulu Kecewakan Ammar Zoni, Zeda Salim Akhirnya Buka Alasan Sebenarnya Lepas Hijab, Singgung Nasib Anak

    23 April 2026

    Peran Merawat Generasi Penerus Toleran Jadi Fokus Perayaan Paskah API Surabaya

    23 April 2026

    Wall Street Rekor Tinggi Setelah Selat Hormuz Dibuka

    23 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 23 April 2026
    Trending
    • Dulu Kecewakan Ammar Zoni, Zeda Salim Akhirnya Buka Alasan Sebenarnya Lepas Hijab, Singgung Nasib Anak
    • Peran Merawat Generasi Penerus Toleran Jadi Fokus Perayaan Paskah API Surabaya
    • Wall Street Rekor Tinggi Setelah Selat Hormuz Dibuka
    • Viral! Korban Penipuan Kerja oleh Mantan Camat Pakal Laporkan ke Armuji, Warga Keluarkan Rp 25 Juta Tanpa Kwitansi
    • Sholawat Munjiyat: Doa Penyelamat dan Pengabul Hajat, Bacaan Singkat
    • Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Dampak Kesehatan, dan Cara Mengurangi Paparannya
    • Polisi periksa dapur MBG untuk pastikan keamanan distribusi makanan dan hindari keracunan
    • Kawasan konservasi penyu menghadapi kendala listrik dan sinyal, pengelola terus tingkatkan fasilitas
    • Embarkasi Medan Siap Kirim 5.913 Jemaah Haji Sumut dalam 17 Kloter
    • Harga Emas Hari Ini Senin 20 April 2026 Stabil, Cek Harga Antam dan Galeri 24
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Awal Mula Siswa SMAN 1 Purwakarta Menghina Guru, Bu Atun Pilih Maafkan Muridnya, Sifat Aslinya Terungkap

    Awal Mula Siswa SMAN 1 Purwakarta Menghina Guru, Bu Atun Pilih Maafkan Muridnya, Sifat Aslinya Terungkap

    adm_imradm_imr23 April 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Awal Mula Siswa SMAN 1 Purwakarta Menghina Guru

    Pada suatu hari, para siswa kelas XI IPS di SMAN 1 Purwakarta melakukan tindakan yang tidak pantas terhadap guru mereka. Kejadian ini terjadi setelah selesai proses pembelajaran di kelas dan berawal dari dinamika selama kegiatan belajar mengajar. Guru yang akrab disapa Bu Atun akhirnya memilih untuk memaafkan murid-muridnya meskipun tindakan mereka sangat melecehkan.

    Peristiwa ini viral di media sosial dan diketahui terjadi pada Kamis (16/4/2026). Dalam video yang beredar, sembilan siswa tampak mengacungkan jari tengah dari belakang kelas, sebuah tindakan yang menunjukkan ketidak hormatan terhadap guru. Akibatnya, para siswa tersebut kini sedang menjalani sanksi berupa diskors dan ancaman sanksi sosial.

    Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Purwanto, datang langsung ke SMAN 1 Purwakarta untuk meninjau situasi ini. Menurutnya, peristiwa ini dipicu oleh dinamika selama pembelajaran, namun tindakan siswa dilakukan secara sengaja.

    Kejadian bermula saat pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) yang diampu oleh Bu Atun. Siswa-siswa sedang mengerjakan tugas kelompok dengan tema keberagaman, mulai dari membuat makanan hingga menampilkan seni daerah. Pembagian kelompok telah ditentukan, tetapi sebelum presentasi, terjadi perubahan urutan. Sembilan siswa yang awalnya mendapat giliran kedua harus bergeser ke sesi terakhir.

    “Kelompok ini akhirnya tampil di giliran terakhir. Selama pembelajaran berlangsung, mereka tetap terlihat biasa saja, bahkan sempat berfoto bersama guru,” ujar Purwanto usai menjadi pembina upacara di SMAN 1 Purwakarta, Senin (20/4/2026).

    Namun, setelah guru meninggalkan kelas, para siswa tersebut justru melakukan aksi tidak pantas dengan mengacungkan jari tengah dan perilaku melecehkan lainnya, yang kemudian direkam dan viral di media sosial.

    Purwanto menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan secara sengaja meski diduga berawal dari rasa kesal karena perubahan giliran presentasi. “Tindakan itu jelas disengaja, meskipun mungkin dipicu kekecewaan. Tapi ini tetap tidak bisa dibenarkan,” ucapnya.

    Sebagai tindak lanjut, Disdik Jawa Barat memastikan para siswa tidak dikeluarkan dari sekolah. Mereka akan menjalani pembinaan intensif selama tiga bulan, termasuk kegiatan sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat. Selain itu, para siswa akan mendapatkan pendampingan psikolog, pengawasan guru wali setiap hari, serta evaluasi rutin bersama orang tua setiap minggu.

    “Hak pendidikan mereka tetap dipenuhi, tapi harus dibarengi pembinaan agar perilakunya berubah,” ucap Purwanto.

    Purwanto juga menyoroti peran media sosial dalam membentuk perilaku siswa saat ini. Ia menilai, perkembangan anak tidak hanya dipengaruhi sekolah, tetapi juga lingkungan, orang tua, dan teknologi. Sebagai langkah pencegahan, Disdik Jabar telah menginstruksikan agar siswa tidak memegang ponsel saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

    “Kalau tidak diawasi, anak bisa saja bermain media sosial saat guru mengajar, bahkan bisa live. Ini yang harus dicegah,” katanya.

    Ia juga menegaskan pentingnya aturan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, yang seharusnya dibatasi.

    Kasus ini disebut menjadi refleksi bersama bagi dunia pendidikan. Purwanto menekankan bahwa pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan seluruh elemen masyarakat. “Sebagus apa pun konsepnya, kalau tidak ada konsistensi dari semua pihak, tidak akan berjalan,” ujarnya.

    Ke depan, Disdik Jabar akan memperketat pengawasan serta memastikan seluruh sekolah menerapkan kebijakan yang sudah ditetapkan pemerintah, khususnya terkait penggunaan gawai dan penguatan pendidikan karakter.

    Perasaan Guru yang Memaafkan

    Syamsiah atau Bu Atun mengaku telah memaafkan para siswa yang terlibat dalam video yang viral tersebut. Bukan hanya memaafkan, Syamsiah juga mendoakan mereka agar bisa menyadari kesalahan serta menjadi pribadi yang berakhlak baik.

    “Saya sudah sangat memaafkan, bahkan mendoakan. Mereka juga menangis menyadari kesalahannya,” katanya.

    “Kewajiban saya sebagai guru adalah memaafkan agar mereka bisa menjadi generasi yang berakhlak,” tutur Syamsiah.

    Syamsiah juga menegaskan bahwa ia tidak memiliki sedikit pun niat untuk melaporkan siswa-siswanya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    30 Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 untuk Guru Hebat di Sekolah

    By adm_imr23 April 20264 Views

    Profil Atum, Guru Korban Bully di Video Viral Sekolah Menengah

    By adm_imr22 April 20266 Views

    Piknik Berantakan, Orang Tua Siswa Kritik Biaya Study Tour Tinggi

    By adm_imr22 April 20264 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Dulu Kecewakan Ammar Zoni, Zeda Salim Akhirnya Buka Alasan Sebenarnya Lepas Hijab, Singgung Nasib Anak

    23 April 2026

    Peran Merawat Generasi Penerus Toleran Jadi Fokus Perayaan Paskah API Surabaya

    23 April 2026

    Wall Street Rekor Tinggi Setelah Selat Hormuz Dibuka

    23 April 2026

    Viral! Korban Penipuan Kerja oleh Mantan Camat Pakal Laporkan ke Armuji, Warga Keluarkan Rp 25 Juta Tanpa Kwitansi

    23 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?