Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Haji: Momentum Menghargai Perbedaan

    25 Mei 2026

    Penyebaran HIV/AIDS di Kupang, IRT Jadi Penderita Terbanyak Kedua

    25 Mei 2026

    5 Kuliner Legendaris Boyolali, Rasa Enak Harga Terjangkau

    25 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 25 Mei 2026
    Trending
    • Haji: Momentum Menghargai Perbedaan
    • Penyebaran HIV/AIDS di Kupang, IRT Jadi Penderita Terbanyak Kedua
    • 5 Kuliner Legendaris Boyolali, Rasa Enak Harga Terjangkau
    • Menjelajah dan Berkisah: Perjalanan Ima sebagai Content Creator Travel
    • Seni Menikmati Kesendirian: 9 Kebiasaan yang Membuat Sendiri Terasa Bebas
    • Aliansi Baru Ubah Peta Politik Timur Tengah
    • Rakernis Lalu Lintas 2026 di Auditorium Mutiara PTIK
    • Chery meluas ke Palembang tawarkan mobil listrik dan hybrid hemat bahan bakar
    • Anggun akui pernah diusir karena paspor Indonesia, kini pulang lewat visa emas
    • Ramalan Zodiak 23 Mei 2026: Karier, Kesehatan, Keuangan, dan Cinta untuk Aries, Taurus, Gemini
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»BGN Menyangkal Isu Intimidasi Siswa di Kudus oleh Karyawan SPPG

    BGN Menyangkal Isu Intimidasi Siswa di Kudus oleh Karyawan SPPG

    adm_imradm_imr9 April 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penolakan Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Pelajar di Kudus

    Seorang pelajar dari SMK NU Miftahul Falah Kudus, Jawa Tengah, Muhammad Rafif Arsya Maulidi, sempat mengungkapkan penolakannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menulis surat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meminta agar jatah MBG yang diterimanya dialihkan menjadi tambahan kesejahteraan bagi guru. Namun, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) membantah adanya intimidasi terhadap pelajar tersebut.

    Penjelasan dari Kepala BGN

    Dadan Hindayana, Kepala BGN, menyatakan bahwa kasus ini sudah diselesaikan dengan baik. Ia menegaskan bahwa tidak ada tindakan intimidasi dari karyawan SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi) Kudus Dawe Cendono, yang bertanggung jawab mendistribusikan MBG ke sekolah tersebut.

    Menurut Dadan, selama program MBG berjalan di SMK NU Miftahul Falah Kudus, tidak ditemukan adanya masalah distribusi maupun keluhan dari siswa lainnya. Hanya Arsya yang menolak MBG. BGN juga melakukan voting terhadap seluruh siswa di sekolah tersebut, dan mayoritas menyatakan setuju untuk melanjutkan MBG. Dari total 607 siswa, sebanyak 581 menyatakan setuju.

    Tanggapan dari Pelajar dan Pendamping

    Meskipun begitu, tanggapan Arsya berbeda. Ia mengunggah bukti-bukti pesan yang dianggap mengandung makian melalui direct message Instagram pribadinya. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto, yang juga menjadi pendamping Arsya, mengungkapkan bahwa ada satu pengguna akun Instagram yang ternyata merupakan pegawai SPPG Kudus.

    Tiyo memberikan tangkapan layar yang berisi pesan-pesan bernada makian yang dikirim pelaku kepada Arsya. Pesan tersebut ditulis dalam bahasa Jawa, dan Tiyo memberikan terjemahannya. Isi pesan itu antara lain:

    • “Senggol di depanku sini. Berani DM aku apa tidak? Njing, an*ing?”
    • “Tidak pernah bicara backinganku siapa, tapi ya sepantasnya saja.”

    Selain itu, pelaku juga meninggalkan komentar di unggahan Arsya, seperti: “Suruh bicara di depanku, biar kuludahi.”

    Alasan Penolakan MBG

    Arsya mengungkapkan alasan penolakannya terhadap MBG. Ia ingin agar dana yang seharusnya digunakan untuk MBG dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru. Ia merasa miris melihat kondisi beberapa guru yang masih belum sejahtera meski tetap mengajar dengan dedikasi.

    Ia juga menghitung nilai manfaat MBG yang akan diterimanya hingga lulus sekolah, yaitu sekitar Rp 6,75 juta. Dengan estimasi waktu belajar selama satu setengah tahun, ia menghitung bahwa total dana yang akan diterimanya mencapai Rp 6.750.000.

    Pandangan dari Ahli Pendidikan

    Iman Zanatul Haeri, Kepala Bidang Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), menilai bahwa tindakan Arsya patut diapresiasi. Menurut Iman, tindakan Arsya menunjukkan kesadaran kritis dan empati terhadap kondisi guru. Ia menilai bahwa Rafif berhasil membayangkan dirinya berada di posisi guru yang dinilainya masih belum sejahtera.

    Iman juga menilai bahwa Rafif memiliki rasa solidaritas yang tinggi. Dalam suratnya, ia mengajak teman-temannya untuk tidak diam dan ikut menyuarakan pentingnya kesejahteraan guru. Ia menekankan bahwa guru adalah pilar kemajuan bangsa.

    Menurut Iman, tulisan dalam surat Rafif menyentuh dasar persoalan MBG, yaitu bagaimana mengembalikan anggaran pendidikan ke kodratnya, yakni untuk membiayai semua urusan pendidikan, termasuk memberikan upah guru dengan layak.

    Harapan untuk Masa Depan

    Iman berharap guru-guru di seluruh Indonesia dapat menyediakan ruang berpendapat bagi siswa lebih besar lagi, baik di dalam maupun di luar kelas. Selain itu, guru juga perlu mengelaborasi pendapat siswa agar menjadi ruang diskusi dengan teman lainnya. Ia menekankan bahwa guru harus menjadi teman siswa untuk mendebatkan pikiran, gagasan, dan keresahan mereka.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Ramalan Zodiak 23 Mei 2026: Karier, Kesehatan, Keuangan, dan Cinta untuk Aries, Taurus, Gemini

    By adm_imr25 Mei 20261 Views

    Ramalan Zodiak Gemini Hari Ini: Rezeki Mengalir, Karier Dipuji, Asmara Romantis

    By adm_imr24 Mei 20261 Views

    40 Soal Ujian Agama Islam Kelas 4 SD MI Semester 2026/2027

    By adm_imr24 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Haji: Momentum Menghargai Perbedaan

    25 Mei 2026

    Penyebaran HIV/AIDS di Kupang, IRT Jadi Penderita Terbanyak Kedua

    25 Mei 2026

    5 Kuliner Legendaris Boyolali, Rasa Enak Harga Terjangkau

    25 Mei 2026

    Menjelajah dan Berkisah: Perjalanan Ima sebagai Content Creator Travel

    25 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?