Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 93-95 Kurikulum Merdeka

    21 April 2026

    Ketua Ombudsman Baru 6 Hari Jadi Tersangka Suap Rp1,5 Miliar, DPR Kecolongan

    21 April 2026

    Lima Kota dengan UMK Tertinggi Jawa Timur 2026, Surabaya Puncaknya

    21 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 21 April 2026
    Trending
    • Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 93-95 Kurikulum Merdeka
    • Ketua Ombudsman Baru 6 Hari Jadi Tersangka Suap Rp1,5 Miliar, DPR Kecolongan
    • Lima Kota dengan UMK Tertinggi Jawa Timur 2026, Surabaya Puncaknya
    • 5 cara memberi kritik efektif tanpa risiko kehilangan karyawan
    • Komnas HAM: 12 Warga Sipil Tewas dalam Konflik Puncak, TNI Nafikan Tembakan
    • Renungan Katolik Sabtu 18 April 2026: Tuhan Selalu Bersama Kita
    • Amanda Manopo Naik 26 Kg Saat Hamil, Merasa Tidak Percaya Diri dengan Perubahan Tubuh: Ukuran Baju Jadi XL
    • Promo Superindo 20-23 April, Diskon 50% dari Daging hingga Kebutuhan Bayi
    • Bola Terpopuler: Rashford Kembali ke Barcelona, Milan Bingung Pilih Striker
    • Cara berkeliling TMII Jakarta praktis tanpa lelah, cek tarifnya
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Fakta Longsor di Pacitan: Warga Diminta Pindah Tanpa Lahan, DPRD Jatim Usulkan Relokasi Permanen

    Fakta Longsor di Pacitan: Warga Diminta Pindah Tanpa Lahan, DPRD Jatim Usulkan Relokasi Permanen

    adm_imradm_imr21 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penanganan Bencana Longsor di Pacitan Masih Menghadapi Tantangan

    Bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Pacitan kembali menjadi perhatian masyarakat setelah adanya temuan dari anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa. Ia menemukan pola berulang dalam penanganan bencana tersebut, yang menyebabkan warga kesulitan untuk melakukan relokasi.

    Pola Berulang dalam Penanganan Bencana

    Diana Sasa melakukan tinjauan langsung ke Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan bahwa banyak rumah rusak akibat longsoran dan warga diminta untuk pindah. Namun, masalah muncul ketika warga tidak memiliki lahan yang cukup untuk relokasi. Selain itu, biaya membangun kembali rumah juga menjadi kendala besar.

    Menurutnya, kejadian ini bukan sekadar bencana tahunan, tetapi menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk mencari solusi jangka panjang. Faktanya, kebutuhan relokasi tanpa ketersediaan lahan dan anggaran yang minim membuat proses relokasi sangat sulit dilakukan.

    Cerita Warga Terdampak Longsor

    Di Dusun Tempel, keluarga Dito mengalami kerusakan pada rumah mereka akibat longsoran. Istrinya sedang hamil tua, sehingga keluarga memilih bertahan sambil memindahkan aktivitas ke bagian depan rumah yang lebih aman. Di tempat lain, seperti Dusun Katosan RT 1 RW 13, kondisi lebih parah. Rumah Mbah Jeprik separuh runtuh karena letaknya tepat di bawah tebing curam. Longsoran membawa material air tanah dan pohon bambu.

    Masalah yang sama juga dialami oleh Mbah Puji, yang rumahnya rusak, tetapi tidak memiliki tanah untuk pindah. Diana menjelaskan bahwa hal ini sering terjadi, di mana warga diminta relokasi, tetapi lahannya tidak disiapkan.

    Akses Terputus dan Keterbatasan Alat Berat

    Akses ke korban longsor di Desa Sempu masih terputus hingga Minggu siang. Pemerintah kabupaten belum dapat masuk ke wilayah tersebut. Alat berat baru tiba untuk membuka jalur. Sementara itu, di Desa Penggung, sebuah rumah tertimpa batu besar yang membutuhkan alat berat jenis breaker, yang tidak tersedia di lokasi dan harus didatangkan dari luar daerah.

    Pemerintah desa harus melakukan upaya-upaya cepat untuk membiayai penanganan sementara agar warga segera merasa aman. Pemkab mendatangkan peralatan berat, namun tidak menyediakan truck dump untuk mengangkut material longsor. Pemdes yang fiskalnya sudah cukup berat tahun ini, terpaksa mengambil alih pembiayaan truck dump.

    Solusi yang Ditawarkan oleh DPRD Jatim

    Diana menilai bahwa penanganan bencana di daerah rawan masih bersifat reaktif. Ia menyarankan perubahan pendekatan, terutama untuk wilayah pegunungan yang memiliki risiko longsor berulang. Ia mengusulkan relokasi berbasis klaster di lahan aman, bukan pemindahan sporadis per rumah.

    Skema ini mencakup penyediaan lahan, pembangunan hunian sederhana, serta infrastruktur dasar dalam satu kawasan terpadu. Model serupa telah diterapkan di lereng Merapi di Sleman pascaerupsi dengan pendekatan hunian tetap berbasis komunitas.

    Selain itu, Diana mendorong pemanfaatan skema konsolidasi lahan desa (land pooling) untuk mengatasi keterbatasan lahan warga. Tanah kas desa atau aset pemerintah dapat diintegrasikan sebagai lokasi relokasi, sehingga warga tidak terbebani mencari lahan sendiri.

    Peran Pemerintah Daerah dan Provinsi

    Di sisi lain, Diana menyoroti keterbatasan fiskal daerah dalam merespons bencana. Belanja Tidak Terduga (BTT) Kabupaten Pacitan dinilai tidak cukup untuk menangani banyaknya kejadian. Kondisi ini dipengaruhi oleh pengetatan fiskal dan berkurangnya ruang transfer pusat ke daerah, yang membuat kapasitas respons pemerintah kabupaten semakin terbatas.

    Ia menekankan perlunya pembagian peran yang lebih tegas antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Kabupaten bertugas pada penanganan awal dan pendataan, sementara provinsi masuk untuk dukungan alat berat, bantuan keuangan, hingga intervensi teknis untuk relokasi permanen. Jika provinsi tidak mampu, mesti dibuat rasionalisasi agar program bisa diusulkan ke pemerintah pusat.

    Kesimpulan

    Jika tidak ada perubahan pendekatan, kita hanya akan mengulang siklus yang sama: longsor, rusak, dibersihkan, lalu menunggu longsor berikutnya. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis dan kolaborasi antara berbagai pihak untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan warga di daerah rawan bencana.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Siswa SMAN 1 Purwakarta Diblacklist Universitas Karena Hina Guru?

    By adm_imr21 April 20261 Views

    Dulu Tersembunyi, Kini Terbuka: Strategi CIA Mengubah Hasil Pemilu Dunia Terungkap

    By adm_imr21 April 20261 Views

    Perbedaan Harga BBM RI dan Malaysia: Pertamina Naik, Malaysia Turun

    By adm_imr21 April 20264 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 93-95 Kurikulum Merdeka

    21 April 2026

    Ketua Ombudsman Baru 6 Hari Jadi Tersangka Suap Rp1,5 Miliar, DPR Kecolongan

    21 April 2026

    Lima Kota dengan UMK Tertinggi Jawa Timur 2026, Surabaya Puncaknya

    21 April 2026

    5 cara memberi kritik efektif tanpa risiko kehilangan karyawan

    21 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?