Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Alhamdulillah, 3.144 Guru Honorer Bandung Dapat Gaji, Segera Cek!

    3 Mei 2026

    Menolak Pudar: Strategi Cerdas Muslim Thailand Melawan Diskriminasi Sistemik

    3 Mei 2026

    Haji 2026, Jemaah Pasuruan Meninggal Dunia Saat Tiba di Madinah

    3 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 3 Mei 2026
    Trending
    • Alhamdulillah, 3.144 Guru Honorer Bandung Dapat Gaji, Segera Cek!
    • Menolak Pudar: Strategi Cerdas Muslim Thailand Melawan Diskriminasi Sistemik
    • Haji 2026, Jemaah Pasuruan Meninggal Dunia Saat Tiba di Madinah
    • KB untuk Menunda Kehamilan, Ini Tips Dokter!
    • Harga BBM Pertamina Terkini 28 April 2026, Pertamax hingga Pertalite Seluruh Indonesia
    • Cuaca Surabaya 28 April 2026: Waspadai Hujan Sore Hari
    • Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Semakin Jelas
    • Rekaman Mengerikan di Gerbong KA Argo Bromo Saat Tabrak KRL, Penumpang Syok Alami Mukjizat
    • Jadwal Idul Adha 2026 Muhammadiyah Berdasarkan Kalender Hijriah Global
    • Manfaat Bit Merah untuk Kesuburan Pria dan Wanita
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Kehilangan Kognitif: Saat Pikiran Diserahkan Penuh ke AI

    Kehilangan Kognitif: Saat Pikiran Diserahkan Penuh ke AI

    adm_imradm_imr9 April 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Infomalangraya.com,

    JAKARTA — Istilah penyerahan kognitif semakin populer dalam diskusi tentang kebiasaan manusia yang terlalu mengandalkan teknologi untuk berpikir. Konsep ini diperkenalkan oleh para peneliti dari Wharton Business School, Steven Shaw dan Gideon Nave. Penyerahan kognitif merujuk pada situasi di mana seseorang mulai menyerahkan proses berpikirnya kepada alat seperti chatbot AI, bukan menggunakan logika sendiri.

    Dalam sebuah studi, sebanyak 1.372 orang diminta mengerjakan tes logika sambil memiliki akses ke chatbot AI. Tes tersebut merupakan versi dari Tes Refleksi Kognitif, yang dirancang untuk menguji kemampuan berpikir secara perlahan, logis, dan analitis. Salah satu contoh soalnya adalah: jika 5 mesin membuat 5 barang dalam 5 menit, berapa lama 100 mesin membutuhkan waktu untuk membuat 100 barang? Jawaban yang benar adalah 5 menit. Namun, banyak peserta cenderung menjawab dengan cepat tanpa memikirkan secara mendalam, sehingga salah.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika AI memberikan jawaban yang benar, peserta mengikuti jawaban itu hingga 93%. Bahkan ketika AI memberikan jawaban yang salah, sebanyak 80% peserta tetap mengikuti jawaban tersebut. Selain itu, peserta merasa lebih percaya diri meskipun jawaban mereka tidak benar. Temuan ini menunjukkan bahwa banyak orang cenderung percaya pada AI tanpa memverifikasi kebenarannya terlebih dahulu.

    Penelitian ini juga memperluas gagasan dari teori berpikir yang dinyatakan dalam buku Thinking, Fast and Slow karya Daniel Kahneman. Sebelumnya, manusia dikenal memiliki dua cara berpikir, yaitu cepat dan intuitif, serta lambat dan analitis. Dengan hadirnya AI, muncul konsep baru yang disebut Sistem 3, yakni ketika manusia bergantung pada bantuan AI untuk mengambil keputusan.

    Sistem ini tentu memiliki manfaat, seperti memudahkan kehidupan, menghemat waktu berpikir, mempercepat pengambilan keputusan, dan memberikan akses informasi yang luas. Namun, di sisi lain, hal ini juga bisa berisiko membuat manusia menjadi kurang kritis. Ketergantungan pada AI dapat mengurangi kemampuan berpikir mandiri dan kreativitas.

    Tidak Selalu Buruk, Tapi Tetap Harus Diwaspadai

    Para peneliti menyatakan bahwa penyerahan kognitif tidak sepenuhnya negatif. AI bisa membantu manusia bekerja lebih efisien dan efektif. Namun, jika digunakan tanpa kontrol, kebiasaan ini bisa melemahkan kemampuan berpikir mandiri.

    Istilah ini sebelumnya pernah digunakan oleh Peter Berger dalam konteks yang berbeda, namun maknanya kini berkembang seiring perkembangan teknologi. Fenomena ini mirip dengan seseorang yang selalu meminta jawaban dari orang lain tanpa mencoba berpikir sendiri. Perbedaannya adalah, kini orang lain itu adalah AI.

    Jika kebiasaan ini terus berlanjut, tidak mustahil manusia akan semakin bergantung pada AI dalam mengambil keputusan sehari-hari. Hal ini bisa berdampak pada kemampuan berpikir kritis dan kemandirian individu. Oleh karena itu, penting bagi manusia untuk tetap kritis dan tidak sepenuhnya mengandalkan AI dalam segala aspek kehidupan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Alhamdulillah, 3.144 Guru Honorer Bandung Dapat Gaji, Segera Cek!

    By adm_imr3 Mei 20261 Views

    Naskah Pembina Upacara Hardiknas 2026 yang Menginspirasi Masa Depan Bangsa

    By adm_imr3 Mei 20261 Views

    Cara kreatif tingkatkan kepercayaan diri, siswa jadi pemimpin dalam konferensi siswa

    By adm_imr3 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Alhamdulillah, 3.144 Guru Honorer Bandung Dapat Gaji, Segera Cek!

    3 Mei 2026

    Menolak Pudar: Strategi Cerdas Muslim Thailand Melawan Diskriminasi Sistemik

    3 Mei 2026

    Haji 2026, Jemaah Pasuruan Meninggal Dunia Saat Tiba di Madinah

    3 Mei 2026

    KB untuk Menunda Kehamilan, Ini Tips Dokter!

    3 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?