Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pembaruan kondisi Nadiem Makarim pasca-penuntutan 18 tahun dan operasi langsung

    20 Mei 2026

    Bandara Juanda dan Tanjung Perak Surabaya Siaga Hantavirus, Ini Langkah BBKK

    20 Mei 2026

    5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun

    20 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 21 Mei 2026
    Trending
    • Pembaruan kondisi Nadiem Makarim pasca-penuntutan 18 tahun dan operasi langsung
    • Bandara Juanda dan Tanjung Perak Surabaya Siaga Hantavirus, Ini Langkah BBKK
    • 5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun
    • 3 Berita Populer Padang: Kabau Sirah Kalah 7-0, Anak Curigai Emas Ibu dan Tindakan Balap Liar
    • Pelita Ibrani 1:5-14: Takhtamu Ya Allah Tetap untuk Selamanya
    • Tanda-tanda underfueling pada atlet lari
    • Lima Oleh-Oleh Khas Jember yang Paling Populer, Suwar-Suwir hingga Prol Tape Legendaris
    • Beasiswa S2 Desain Media Digital ITB untuk Warga Kaltim, Daftar Sekarang!
    • DPRD Sukoharjo Minta Aturan Pilkades Segera Terbit
    • Pertumbuhan transportasi laut Maluku diimbangi penurunan bongkar muat barang
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Ketua Harian PSI Sebut Pernyataan Jusuf Kalla Emosional, Uceng: Pak JK Sering Lindungi Jokowi

    Ketua Harian PSI Sebut Pernyataan Jusuf Kalla Emosional, Uceng: Pak JK Sering Lindungi Jokowi

    adm_imradm_imr22 April 20267 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peran Jusuf Kalla dalam Karier Politik Joko Widodo

    Pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengenai perannya dalam membawa Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden RI kembali menjadi sorotan. Dalam pernyataannya, JK menyebut dirinya sebagai sosok yang berperan penting dalam proses pengangkatan Jokowi sebagai Presiden. Pernyataan ini menimbulkan reaksi dari berbagai pihak, termasuk dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

    Penilaian PSI terhadap Pernyataan JK

    Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, menilai bahwa pernyataan JK terlalu emosional. Menurutnya, kemenangan Pilpres 2014 bukan hanya hasil kerja satu pihak, melainkan kolaborasi antara pasangan calon, tim sukses, dan partai politik. Ia menegaskan bahwa Jokowi dan JK maju sebagai pasangan yang bekerja secara kolektif.

    Selain itu, Ketua DPP PSI, Bestari Barus, juga menyampaikan pandangan serupa. Menurutnya, terpilihnya Jokowi sebagai Presiden adalah hasil perjuangan banyak elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa Jokowi dipilih oleh rakyat dan komponen lain yang mendukungnya.

    Penjelasan Jubir Jusuf Kalla

    Juru Bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah (dikenal dengan panggilan Uceng), memberikan penjelasan terkait pernyataan JK yang sempat menjadi perdebatan. Menurut Uceng, nada bicara JK tidak merupakan luapan emosi, tetapi upaya untuk menjelaskan fakta sejarah yang selama ini tidak dibahas secara terbuka.

    Uceng menjelaskan bahwa langkah politik JK menjadi kunci dalam pembukaan jalan bagi karier nasional Jokowi. Ia mengungkapkan bagaimana JK secara aktif meyakinkan Megawati Soekarnoputri agar mencalonkan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012 silam. Tanpa peran mediasi dan dorongan dari JK di fase krusial tersebut, kemungkinan besar jalur politik Jokowi akan berbeda.

    Peran JK dalam Pilpres 2014

    Masuknya Pilpres 2014, peran JK kembali menjadi penting dalam koalisi. Uceng memaparkan bahwa Megawati sempat bersikeras tidak akan menandatangani pencalonan Jokowi sebagai presiden jika wakilnya bukan Jusuf Kalla. Saat itu, Jokowi dianggap memiliki elektabilitas tinggi namun masih minim pengalaman di tingkat nasional.

    “Posisi JK sebagai pendamping bukan atas permintaan pribadi JK, melainkan permintaan langsung dari Megawati untuk menjaga stabilitas dan melengkapi kepemimpinan Jokowi,” ujarnya.

    Pernyataan Jusuf Kalla

    Dalam sebuah keterangan pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Jusuf Kalla mengingatkan kembali peran vitalnya dalam meyakinkan Megawati untuk membawa dan mengusung Jokowi ke Jakarta sebagai Calon Gubernur DKI pada tahun 2012. Keberhasilan di ibu kota itulah yang menurut JK menjadi batu loncatan Jokowi hingga melenggang ke kursi kepresidenan.

    Bahkan saat Pilpres 2014, JK menyebut posisinya sebagai cawapres adalah permintaan langsung dari Megawati untuk mendampingi Jokowi. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas berbagai fitnah yang menyerangnya, termasuk tudingan tak berdasar mengenai pendanaan isu ijazah yang kerap digunakan untuk memojokkan dirinya dan pemerintah.

    Siapa yang Berutang Budi?

    Menanggapi narasi mengenai siapa yang sebenarnya berhutang budi, Husain Abdullah menegaskan bahwa JK praktis tidak memiliki beban hutang budi kepada Jokowi; justru sebaliknya. Uceng mengungkapkan bahwa sejarah mencatat kontribusi besar JK dalam setiap fase transisi kepemimpinan Jokowi.

    Sepanjang lima tahun mendampingi Jokowi di periode pertama, JK dikenal sebagai sosok yang konsisten “pasang badan” dalam berbagai momen krusial pemerintahan. Peran Pak JK tidak hanya sebagai ban serep, tetapi sebagai pilar stabilitas yang memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif menghadapi berbagai dinamika politik di DPR maupun isu nasional lainnya.

    Penjelasan Terkait Pernyataan Emosional

    Uceng juga menepis anggapan Ahmad Ali yang menyebut pernyataan JK bersifat emosional. Menurutnya, apa yang disampaikan JK adalah kejujuran sejarah yang harus diketahui publik agar tidak terjadi distorsi informasi. Penjelasan ini bukan bertujuan untuk menciptakan perpecahan, melainkan untuk meluruskan kedudukan masing-masing tokoh dalam sejarah kepemimpinan Indonesia.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Inul Dukung Nadiem, Awalnya Ditawari Masuk Politik: Ra Sudi

    By adm_imr20 Mei 20261 Views

    Masa Baru Pertanggungjawaban Hukum Putin atas Agresi di Ukraina

    By adm_imr20 Mei 20261 Views

    Peran Rahasia Mario Aji dan Veda Ega Pratama! Kiandra Ramadhipa Bongkar Kunci Mental Baja untuk Bersaing di Dunia

    By adm_imr20 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pembaruan kondisi Nadiem Makarim pasca-penuntutan 18 tahun dan operasi langsung

    20 Mei 2026

    Bandara Juanda dan Tanjung Perak Surabaya Siaga Hantavirus, Ini Langkah BBKK

    20 Mei 2026

    5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun

    20 Mei 2026

    3 Berita Populer Padang: Kabau Sirah Kalah 7-0, Anak Curigai Emas Ibu dan Tindakan Balap Liar

    20 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?