Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Konflik Bisnis Jusuf Hamka vs Hary Tanoe: Ganti Rugi Rp 531 M Plus Bunga

    27 April 2026

    Respons Bupati Ony Anwar Pemkab Ngawi Kalah di PTUN Surabaya Terkait Kasus Sekdes Tirak

    27 April 2026

    Mengapa Harga Minyak Goreng Bisa Naik Akibat Program B50

    27 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 27 April 2026
    Trending
    • Konflik Bisnis Jusuf Hamka vs Hary Tanoe: Ganti Rugi Rp 531 M Plus Bunga
    • Respons Bupati Ony Anwar Pemkab Ngawi Kalah di PTUN Surabaya Terkait Kasus Sekdes Tirak
    • Mengapa Harga Minyak Goreng Bisa Naik Akibat Program B50
    • Nasib Aipda Robig, Pembunuh Siswa dan Pengendali Narkoba dari Lapas, Dihukum ke Nusakambangan
    • Ribuan Muslim Berdoa Khusyuk di Salat Jumat Pertama di Nabawi
    • Mengenal Kanker Prostat Netanyahu dan Tanda-Tandanya
    • 5 tempat dinner romantis di Solo Jateng untuk malam minggu yang indah
    • Daftar 177 Hotel Jemaah Haji Indonesia di Makkah dengan Peta Lengkap
    • AS terapkan sanksi pada kilang minyak kecil Tiongkok, akibat pembelian minyak Iran senilai miliaran dolar
    • 29 Serangan Terhadap Kapal Sipil di Teluk Persia-Hormuz
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Kisah Suharto Baijuri, 22 Tahun Melayani Jemaah Haji, Kini Pensiun

    Kisah Suharto Baijuri, 22 Tahun Melayani Jemaah Haji, Kini Pensiun

    adm_imradm_imr27 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pengabdian 22 Tahun dalam Pelayanan Jemaah Haji

    Suharto Baijuri, seorang petugas pelayanan jemaah haji di Balikpapan, telah mengabdikan dirinya selama lebih dari dua dekade dalam menjalankan tugasnya. Selama masa kerjanya, ia menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mendampingi jemaah lansia dan yang memiliki tingkat literasi yang rendah. Menjelang pensiun, ia menyebut tahun ini sebagai momen paling berkesan dalam perjalanan pengabdiannya.

    Perjalanan Karier dalam Pelayanan Haji

    Suharto Baijuri saat ini menjabat sebagai Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Balikpapan. Ia akan memasuki masa pensiun dalam waktu sekitar empat bulan ke depan. Sebelumnya, ia tercatat sebagai Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan. Di akhir 2025, ia juga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenhaj Balikpapan, seiring dibentuknya kementerian baru tersebut.

    Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah merupakan kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, urusan haji berada di bawah Kementerian Agama, lalu berkembang menjadi Badan Haji sebelum akhirnya ditingkatkan menjadi kementerian tersendiri melalui persetujuan DPR.

    Pengalaman dalam Melayani Jemaah Haji

    Selama 22 tahun bertugas, Suharto Baijuri konsisten melayani jemaah haji di embarkasi, membantu proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah ke Tanah Suci. Meski belum pernah bertugas langsung ke Arab Saudi sebagai bagian dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), pengalamannya di embarkasi memberinya banyak cerita berkesan.

    Dinamika jemaah haji setiap tahun selalu menghadirkan pengalaman unik. Mulai dari jemaah haji yang tersesat di area embarkasi, kebingungan mencari kamar, hingga yang belum memahami penggunaan fasilitas dasar seperti toilet. Ada juga jemaah haji yang mengalami demensia, bingung arah bahkan hanya untuk ke masjid. Itu sering terjadi.

    Tidak hanya itu, ia juga pernah menemui jemaah yang masih membawa kebiasaan saat di Tanah Suci, seperti melempar batu seolah sedang melaksanakan ritual lempar jumrah, meski sudah kembali ke tanah air. Suharto Baijuri mengakui, pelanggaran barang bawaan juga kerap ditemukan, terutama dari jemaah haji yang berasal dari daerah pelosok.

    Minimnya informasi membuat sebagian jemaah haji membawa barang seperti beras atau bahkan kompor karena khawatir kesulitan makan selama di Tanah Suci. “Dulu memang minim edukasi. Tapi sekarang sudah lebih baik karena adanya teknologi dan informasi,” ujarnya.

    Tantangan dalam Mendampingi Jemaah Lansia

    Meski begitu, tantangan tetap ada, terutama karena sebagian besar jemaah haji merupakan lanjut usia yang belum familiar dengan teknologi. Untuk mengatasi hal ini, pihaknya memperkuat peran ketua rombongan dan ketua regu dalam mendampingi jemaah haji. “Kita edukasi ketua rombongan dan ketua regu agar terus mendampingi, terutama jemaah haji lansia yang tidak menguasai IT,” jelasnya.

    Dalam menjalankan tugas, Suharto Baijuri mengaku harus bekerja tanpa mengenal waktu. Jadwal keberangkatan dan kedatangan jemaah haji yang bisa terjadi tengah malam membuat waktu istirahat sangat terbatas. “Kadang hanya bisa merem sebentar saat duduk. Tapi karena melayani tamu Allah, rasa lelah itu seperti tidak terasa,” ungkapnya.

    Harapan dan Kepercayaan dalam Pelayanan

    Baginya, kebahagiaan terbesar adalah melihat jemaah berangkat dan kembali dengan selamat. Ia juga berupaya mengubah pola pikir sebagian jemaah haji lansia yang menganggap pergi haji sebagai perjalanan menuju kematian. “Itu yang kita luruskan. Haji itu ibadah, bukan untuk mencari mati. Hanya berpindah tempat ibadah saja,” tegasnya.

    Menjelang masa pensiun, Suharto Baijuri mengaku momen tahun ini menjadi puncak perjalanan pengabdiannya. Ia bahkan dipercaya menjadi sekretaris dalam pelayanan haji tahun ini, yang dianggapnya sebagai bentuk kepercayaan sekaligus penghargaan. “Ini rasanya puncaknya. Setelah sekian tahun melayani, tahun ini jadi momen yang paling berkesan,” katanya.

    Suasana haru tak terbendung saat ia menceritakan perjalanan panjangnya. Air mata Suharto Baijuri pun menetes, mengingat kenangan bersama ribuan jemaah yang pernah ia layani. Ia mengaku akan merindukan suasana embarkasi, hiruk pikuk kedatangan jemaah haji, hingga iring-iringan keberangkatan yang selalu menjadi momen emosional setiap tahun.

    Persiapan Menuju Masa Pensiun

    Meski belum memiliki rencana pasti setelah pensiun, Suharto Baijuri mengaku bangga telah menuntaskan tugasnya sebagai pelayan jemaah haji. “Kita tidak pernah berharap imbalan. Yang menilai itu Allah. Yang penting kita sudah berbuat untuk banyak orang,” tutupnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pernyataan Anies tentang Penutupan Prodi Tidak Relevan dengan Industri

    By adm_imr27 April 20261 Views

    Intelejen: Iran Masih Kuat, Klaim Trump Hanya Isu?

    By adm_imr27 April 20261 Views

    Jambi Top 7, Guru PPPK di Sungai Penuh Terlibat Skandal Amoral Terkait Jokowi

    By adm_imr27 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Konflik Bisnis Jusuf Hamka vs Hary Tanoe: Ganti Rugi Rp 531 M Plus Bunga

    27 April 2026

    Respons Bupati Ony Anwar Pemkab Ngawi Kalah di PTUN Surabaya Terkait Kasus Sekdes Tirak

    27 April 2026

    Mengapa Harga Minyak Goreng Bisa Naik Akibat Program B50

    27 April 2026

    Nasib Aipda Robig, Pembunuh Siswa dan Pengendali Narkoba dari Lapas, Dihukum ke Nusakambangan

    27 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?