Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Sang Legenda, Cara Kota Magelang Pertahankan Identitas di Era Modern

    25 Juni 2026

    Dua Jemaah Haji Kediri Meninggal di Tanah Suci

    25 Juni 2026

    Kadri Laetje Bocorkan Rahasia BPBJ Malut Jadi Center of Excellence Level 3

    25 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 25 Juni 2026
    Trending
    • Sang Legenda, Cara Kota Magelang Pertahankan Identitas di Era Modern
    • Dua Jemaah Haji Kediri Meninggal di Tanah Suci
    • Kadri Laetje Bocorkan Rahasia BPBJ Malut Jadi Center of Excellence Level 3
    • Awal Kasus Dokter Ratna yang Kini Dituntut 4,6 Tahun
    • Agar Bulan Wakaf Nasional Tak Hanya Seremoni
    • Kisah Ma Ukay: Kehidupan Penuh Perjuangan di Gubuk Reyot Pangandaran
    • Lelah ke mall? Coba kuliner viral di Pasar Cihapit Bandung saat liburan sekolah
    • PLN Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 8-11 Juni, Wilayah Ini Akan Mati 5 Jam
    • Rekomendasi Wisata Pelajar di Kendari: Kebun Raya dan Pantai Nambo
    • Terjemahan Lirik “Shape of My Heart”: Menilik Kembali Apa yang Sudah Kulakukan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Konspirasi AS-Israel Kuasai Al-Aqsa, Penggantian Badan Wahyu dan Kebebasan Doa Yahudi di Baitul Maqdis

    Konspirasi AS-Israel Kuasai Al-Aqsa, Penggantian Badan Wahyu dan Kebebasan Doa Yahudi di Baitul Maqdis

    adm_imradm_imr29 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Masjid Al-Aqsa, salah satu situs suci terpenting bagi umat Islam, kini menjadi pusat perhatian global karena upaya yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk mengubah status pengelolaannya. Menurut beberapa sumber yang diwawancarai oleh Middle East Eye (MEE), rencana ini bertujuan untuk membuat pengelolaan kompleks tersebut lebih sesuai dengan kepentingan Israel. Rencana ini didukung oleh Jared Kushner, menantu Presiden Donald Trump, dan mencakup berbagai perubahan signifikan dalam struktur pengelolaan.

    Rencana Pengaturan Baru

    Menurut informasi dari para pejabat AS, Yordania, Palestina, serta sumber-sumber Barat dan Arab Teluk, rencana tersebut akan mengakhiri otoritas Waqf Islam yang didukung Yordania. Gantiannya adalah pembentukan badan baru yang dikelola oleh rezim Israel, yang akan menyatakan Masjid Al-Aqsa sebagai “pusat multi-agama”. Dengan demikian, akses orang Yahudi ke situs tersebut akan diberikan secara resmi, termasuk izin untuk melakukan doa kelompok besar. Selain itu, Israel juga akan memiliki pengaruh besar dalam pemilihan imam, penceramah, dan pejabat senior masjid, serta terlibat dalam persetujuan isi khutbah Jumat.

    Perubahan Identitas Masjid Al-Aqsa

    Menurut laporan, pemerintahan Trump ingin melihat Masjid Al-Aqsa dilucuti dari identitas Muslimnya dan diubah menjadi objek wisata penting yang mencakup tiga agama Ibrahim. Proposal ini juga mencakup ide bahwa negara-negara Arab dapat memiliki pengawasan “bergilir” atas kompleks tersebut. Negara-negara seperti Bahrain, Mesir, Maroko, dan Uni Emirat Arab (UEA) telah diberi informasi tentang proposal ini. Namun, Arab Saudi, yang memiliki hubungan kuat dengan Yordania, menolak ide tersebut.

    Kekhawatiran Terhadap Situs-Situs Kristen

    Proposal ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap nasib situs-situs suci Kristen di Yerusalem. Monarki Hashemite, yang juga merupakan penjaga Gereja Makam Suci dan Gereja Kenaikan, memiliki hak veto efektif atas pengangkatan Patriark Ortodoks Yunani Yerusalem. Salah satu sumber menyebutkan bahwa rencana ini tidak menyebutkan apa pun tentang situs-situs Kristen, sehingga menimbulkan kekhawatiran baru.

    Status Quo yang Tidak Stabil

    Masjid Al-Aqsa selama ini diatur di bawah status quo yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Berdasarkan kesepakatan setelah perang 1967, Yordania dan Israel sepakat bahwa Waqf Islam akan mengelola urusan internal di kompleks tersebut, sementara Israel mengendalikan keamanan eksternal. Namun, seiring waktu, pengaturan ini mulai terkikis oleh pemerintahan Israel, yang semakin berani dalam mengambil langkah-langkah yang mengubah status quo.

    Peran Yordania dalam Pengelolaan

    Perwalian Yordania atas Masjid Al-Aqsa dan kompleks yang lebih luas merupakan inti dari legitimasi monarki Hashemite. Keluarga penguasa Yordania menelusuri perwaliannya hingga tahun 1924, ketika Palestina berada di bawah kekuasaan Mandat Inggris. Peran Yordania kemudian diakui dalam perjanjian damai tahun 1994 dengan Israel. Namun, selama bertahun-tahun, pemerintahan Israel terus mengurangi pengaruh Yordania, baik melalui pembatasan terhadap jamaah Palestina maupun kesulitan dalam pemeliharaan dan perbaikan.

    Respons dari Pihak Terkait

    Pemerintah Provinsi Yerusalem mengatakan bahwa mereka belum diberitahu tentang proposal tersebut, tetapi menolaknya sepenuhnya. Mereka mengkritik eskalasi campur tangan Israel dalam pekerjaan Waqf, termasuk pembatasan terhadap penjaga dan staf serta serangan pemukim. Sementara itu, Yordania merencanakan jalan keluar dengan memperkuat dukungan regional untuk melawan proposal AS-Israel.

    Tantangan Regional

    Dua sumber Arab Teluk mengatakan bahwa pemerintah Yordania kemungkinan akan mengandalkan dukungan regional untuk melawan proposal tersebut. Arab Saudi, meskipun memiliki perbedaan pendapat dengan Yordania dalam beberapa isu, memahami konsekuensi dari pembongkaran kesepakatan yang ada. Putra Mahkota Yordania Hussein bin Abdullah telah menjalin hubungan baik dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Namun, situasi tetap tidak jelas jika UEA atau Bahrain secara terbuka mendukung proposal tersebut.

    Penyangkalan dari Pihak AS

    Setelah artikel ini diterbitkan, seorang pejabat AS mengeluarkan pernyataan singkat yang membantah bahwa Gedung Putih secara aktif berupaya mencabut hak perwalian Jordan, dan menyebut laporan itu “sama sekali tidak benar”.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pilihan Berani di Cotswolds: Peter Philips dan Harriet Sperling Pilih Pecah Kongsi dari Perhiasan Kerajaan

    By adm_imr25 Juni 20261 Views

    Gatot Nurmantyo: Indonesia Menghadapi Krisis Ganda

    By adm_imr25 Juni 20261 Views

    Jejak Karier Said Iqbal dari Buruh Pabrik ke Penasihat Presiden Prabowo

    By adm_imr24 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sang Legenda, Cara Kota Magelang Pertahankan Identitas di Era Modern

    25 Juni 2026

    Dua Jemaah Haji Kediri Meninggal di Tanah Suci

    25 Juni 2026

    Kadri Laetje Bocorkan Rahasia BPBJ Malut Jadi Center of Excellence Level 3

    25 Juni 2026

    Awal Kasus Dokter Ratna yang Kini Dituntut 4,6 Tahun

    25 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?