Perubahan Besar di Sekolah Melalui Strategi Lentera Hati
Membuat perubahan besar memang membutuhkan tindakan nyata, terutama dalam lingkungan sekolah. Di SDN Gumalar 02, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Nur Aripiyah S.Pd berhasil mengubah berbagai indikator seperti literasi, numerasi, kualitas pembelajaran, dan iklim keamanan yang sebelumnya rendah menjadi lebih baik. Dengan inovasi yang ia hadirkan, sekolah ini kini mendapat poin “hijau.”
Nur Aripiyah menjabat sebagai Kepala SDN Gumalar 02 sejak Januari 2023. Saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (23/4/2026), ia menceritakan bahwa awal kedatangannya di sekolah bukanlah hal mudah karena banyak aspek yang perlu ditingkatkan.
Strategi Lentera Hati
Untuk menghadapi tantangan tersebut, Nur Aripiyah menciptakan strategi bernama Lentera Hati. Lentera Hati merupakan singkatan dari Leadership (kepemimpinan), Empati, Niat, Tanggung Jawab, dan Kolaborasi yang dimulai dari hati.
Lewat strategi ini, ia mengajak semua unsur, baik guru, kepala sekolah, murid, tenaga kependidikan, orang tua, komite, maupun pemerintah desa untuk bekerja sama membangun SDN Gumalar 02 agar bisa kembali berkembang seperti dulu.
Awalnya jumlah siswa hanya sekitar 130 anak, namun kini meningkat menjadi 156 anak dari kelas 1 hingga 6. Dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan, Nur Aripiyah membuat program 15 menit sebelum pembelajaran siswa harus membaca. Selain itu, ia juga membuat pojok baca di masing-masing kelas yang bekerja sama dengan orang tua siswa.
Dampak Positif dari Lentera Hati
Strategi Lentera Hati tidak hanya memberikan dampak positif pada kolaborasi, tetapi juga pada siswa. Pembelajaran di kelas menjadi lebih aktif, dan guru lebih leluasa saling berbagi atau berkonsultasi satu sama lain. Hal ini membantu mencari solusi bersama, terutama dalam mengatasi masalah pembelajaran dan siswa.
Guru juga menjadi lebih komunikatif dan harmonis, karena antara guru dan kepala sekolah semakin kompak melalui sharing informasi. Dari sisi nilai rapor pendidikan, terjadi peningkatan dari tahun 2022 ke 2023, dan pada tahun 2024 peningkatan signifikan pada semua indikator hijau.
Program Parenting: Permata Rezeki
Selain Lentera Hati, Nur Aripiyah juga memiliki program parenting bernama Permata Rezeki. Program ini bertujuan membangun karakter anak dan menjadi penghubung antara sekolah dengan orang tua.
Dalam program ini, ada beberapa kegiatan seperti pertemuan antara orang tua dan siswa dengan guru termasuk kepala sekolah. Dalam pertemuan tersebut, mereka mempraktekkan tiga jurus yakni Perisai Rezeki, Law of Projection (LOP) yang mengarahkan anak memiliki mimpi atau cita-cita untuk diwujudkan, serta Disiplin Kata.
Pada Disiplin Kata, anak-anak dilatih untuk mulai membiasakan mengubah kata-kata yang energinya kurang positif menjadi energi lebih positif.
Manfaat Pelatihan dari Tanoto Foundation
Pelatihan yang diberikan oleh Tanoto Foundation telah membentuk Nur Aripiyah menjadi pemimpin pembelajaran yang lebih reflektif, terbuka terhadap perubahan, dan terus belajar sepanjang hayat. Bagi sekolah yang ia pimpin, manfaatnya sangat nyata, berbagai materi dan strategi dari pelatihan diaplikasikan dalam pengelolaan sekolah, penguatan literasi dan numerasi, supervisi akademik, serta peningkatan kompetensi guru.
Lingkungan belajar menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik. Guru-guru juga semakin termotivasi untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran demi hasil belajar murid yang lebih baik.
Harapan dari Koordinator Wilayah Dikbud
Masih pada kesempatan yang sama, Koordinator Wilayah Dikbud Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal, Subroto S.Pd., M.Pd., menilai banyak perubahan positif baik komunikasi dengan komite sekolah maupun secara fisik pembangunan sekolah yang dilakukan Nur Aripiyah selama kepemimpinannya di SDN Gumalar 02.
Harapannya, apa yang dilakukan Nur Aripiyah bisa menjadi inspirasi bagi kepala sekolah lainnya di Kabupaten Tegal terutama dalam menghadirkan perubahan baik secara fisik maupun perbaikan lingkungan.







