Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Siswa Purwokerto Diterima di 10 Universitas Luar Negeri

    12 April 2026

    5 Tips Jual Emas Tanpa Dokumen yang Aman

    12 April 2026

    Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Ditutup Hari Ini, Periksa Syarat dan Jadwalnya

    12 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 12 April 2026
    Trending
    • Siswa Purwokerto Diterima di 10 Universitas Luar Negeri
    • 5 Tips Jual Emas Tanpa Dokumen yang Aman
    • Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Ditutup Hari Ini, Periksa Syarat dan Jadwalnya
    • Rute Baru Malaysia Airlines: Teknologi dan Budaya di Shenzhen, Changsha, dan Fukuoka
    • Prediksi Napoli vs Milan, Laga Kunci Lawan Inter
    • Cara cek desil DTSEN BPS 2026 melalui login web dan aplikasi, serta arti dan cara menurunkannya
    • Amsal Sitepu Bebas, Danke Rajagukguk dan Anak Buah Diperiksa
    • Pupuk Indonesia Perkuat Rantai Pasok melalui SEAFA
    • Apa Itu IGRS Komdigi yang Jadi Trend di Kalangan Gamers?
    • Karier Inara Rusli kena imbas usai tersandung kasus dugaan perselingkuhan, adegan di-cut dari film
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Amsal Sitepu Bebas, Danke Rajagukguk dan Anak Buah Diperiksa

    Amsal Sitepu Bebas, Danke Rajagukguk dan Anak Buah Diperiksa

    adm_imradm_imr12 April 20266 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penyelidikan Terhadap Pejabat Kejaksaan Negeri Karo

    Kejaksaan Agung (Kejakgung) RI kembali melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo. Pemeriksaan ini dilakukan sejak hari Sabtu (4/4/2026), yang melibatkan Kepala Kejari Karo, Danke Rajagukguk, dan bawahannya. Hal ini terkait dengan penanganan perkara yang menyangkut Amsal Christy Sitepu, seorang videografer yang pernah didakwa korupsi dalam pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo.

    Selain Danke, Kejakgung juga mengamankan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Karo, Reinhard Harve Sembiring, serta dua jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani kasus tersebut. Menurut Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna, keempat aparat penegak hukum tersebut sudah diamankan oleh tim Intel Kejaksaan Agung.

    “Sabtu malam kemarin, baik Kajari Karo, Kasi Pidsus, maupun dua Kasubsi yang menangani perkara itu, jaksa yang menanganinya, sudah diamankan, ditarik oleh tim Intel Kejaksaan Agung,” kata Anang pada Senin (6/4/2026).

    Hingga saat ini, Kejakgung masih memeriksa Danke, Reinhard, dan dua JPU lainnya. Anang menjelaskan bahwa proses pemeriksaan berlangsung terus menerus. “Tergantung pihak-pihak yang diperiksa. Kalau kemarin kan hari Minggu kan, yang penting hari Sabtu sudah kita amankan dulu, hari Minggu, hari Senin masih berlanjut kok.”

    Anang menyatakan bahwa belum ada hasil dari proses klarifikasi empat aparat penegak hukum tersebut. Namun, pemeriksaan dilakukan untuk mendalami kemungkinan adanya pelanggaran dalam penanganan perkara, termasuk untuk mengetahui duduk perkara secara menyeluruh. Jika diperlukan, hasil pemeriksaan akan diteruskan ke tim eksaminasi di Kejaksaan Agung, khususnya dari bidang Pidana Khusus (Pidsus).

    “Yang jelas tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan asas praduga tak bersalah,” tegas Anang. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan melihat apakah proses hukum terhadap Amsal Sitepu sudah sesuai dengan ketentuan dan profesional. Jika ada pelanggaran, akan ada sanksi etik dari internal Kejaksaan Agung.

    Latar Belakang Kasus Amsal Christy Sitepu

    Kasus ini bermula dari proyek pembuatan video profil desa yang dikerjakan Amsal melalui perusahaannya, CV Promiseland, pada periode 2020–2022 di Kabupaten Karo. Dalam proyek tersebut, Amsal menawarkan biaya pembuatan video sebesar Rp 30 juta per desa kepada sekitar 20 desa di sejumlah kecamatan.

    Namun, berdasarkan analisis ahli dan audit Inspektorat Daerah Kabupaten Karo, biaya wajar pembuatan satu video diperkirakan sekitar Rp 24,1 juta. Selisih antara nilai penawaran dan estimasi biaya itu menjadi dasar dugaan praktik mark up anggaran. Meski demikian, sejumlah pihak menilai perbedaan harga dalam industri videografi tidak serta-merta menunjukkan tindak pidana. Sektor ekonomi kreatif dinilai tidak memiliki standar harga baku dan sangat bergantung pada konsep serta kualitas produksi.

    Dakwaan dan Tuntutan Jaksa

    Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Karo mendakwa Amsal melanggar ketentuan tindak pidana korupsi. Dalam tuntutannya, jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun, denda Rp 50 juta, serta membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 202.161.980. Jaksa juga menetapkan ketentuan subsider berupa kurungan 3 bulan apabila denda tidak dibayar, serta tambahan 1 tahun penjara jika uang pengganti tidak dilunasi.

    Nilai kerugian negara tersebut mengacu pada hasil audit Inspektorat Daerah Kabupaten Karo. Dalam persidangan, jaksa menilai terdapat ketidaksesuaian antara pelaksanaan pekerjaan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Proposal yang diajukan juga disebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

    “Fakta hukum menunjukkan Amsal memiliki keterkaitan erat karena pola penawaran hingga RAB menggunakan metode yang sama dengan tersangka lain dalam perkara serupa,” ujar jaksa.

    Selain itu, pekerjaan yang direncanakan selesai dalam 30 hari dinilai tidak sepenuhnya dilaksanakan sesuai jadwal, meskipun pembayaran diterima secara penuh.

    Putusan Pengadilan

    Menjelang pembacaan putusan, majelis hakim Pengadilan Negeri Medan mengabulkan penangguhan penahanan terhadap Amsal pada Selasa (31/3/2026). Penangguhan tersebut dikonfirmasi oleh anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan. Sidang putusan kemudian digelar pada Rabu (1/4/2026) dengan perhatian publik yang cukup besar.

    Sejumlah pihak turut memberikan dukungan kepada Amsal sebagai pelaku ekonomi kreatif. Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan dakwaan jaksa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan. Hakim menilai perjanjian kerja antara Amsal dan para kepala desa tidak memuat rincian teknis pekerjaan, melainkan hanya kesepakatan nilai kontrak.

    Hal tersebut diperkuat oleh keterangan para kepala desa yang dihadirkan sebagai saksi di persidangan. Selain itu, majelis hakim mengesampingkan hasil audit kerugian negara dari Inspektorat Kabupaten Karo. Menurut hakim, perhitungan tersebut tidak dapat dijadikan dasar karena spesifikasi pekerjaan tidak tercantum dalam kontrak. Atas pertimbangan tersebut, Amsal dinyatakan bebas dari seluruh dakwaan jaksa.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jejak Kriminal Yogi Iskandar, Pelaku Pengeroyokan Dadang di Pernikahan Anaknya, Tersembunyi di Hutan

    By adm_imr12 April 20261 Views

    Yogi, Aktor Utama Pengeroyok Tewaskan Ayah Pengantin, Mantan Narapidana Curat

    By adm_imr12 April 20261 Views

    Bayang-bayang sanksi etik jaksa Kejari Karo dalam kasus Amsal Sitepu

    By adm_imr12 April 20264 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Siswa Purwokerto Diterima di 10 Universitas Luar Negeri

    12 April 2026

    5 Tips Jual Emas Tanpa Dokumen yang Aman

    12 April 2026

    Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Ditutup Hari Ini, Periksa Syarat dan Jadwalnya

    12 April 2026

    Rute Baru Malaysia Airlines: Teknologi dan Budaya di Shenzhen, Changsha, dan Fukuoka

    12 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?