Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kapan Harga Tiket Pesawat ke Jepang Murah? Ini 4 Bulan Penting

    2 Februari 2026

    Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Pujon Kabut dan Berawan

    2 Februari 2026

    Tujuh destinasi keluarga penuh misteri di Indonesia

    2 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 2 Februari 2026
    Trending
    • Kapan Harga Tiket Pesawat ke Jepang Murah? Ini 4 Bulan Penting
    • Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Pujon Kabut dan Berawan
    • Tujuh destinasi keluarga penuh misteri di Indonesia
    • 3 Prompt AI Ini Membuatmu Merasakan Berkendara Santai di Lingkungan Pedesaan
    • PCNU Kota Malang Siap Sambut Ratusan Jamaah Mujahadah Kubro
    • Jadwal Kapal Pelni KM Dorolonda Januari-10 Februari 2026: Rute Ambon-Sorong ke Manokwari
    • Masih Relevankah Pasal Santet di KUHP Baru Era Modern?
    • Fakta baru sindikat emak-emak Pasuruan curi susu di Ponorogo, tiga pelaku kabur
    • Jatim Terpopuler: Karangan Bunga Warga Madiun untuk Maidi, Pohon Tumbang di Jalan Tawangmangu
    • Polres Jayawijaya Masih Gunakan KUHP Lama
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Doa Selamat Datang Ramadan 2026 dengan 3 Permohonan Suci

    Doa Selamat Datang Ramadan 2026 dengan 3 Permohonan Suci

    adm_imradm_imr25 Januari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Persiapan Menyambut Ramadan: Doa, Fisik, dan Batin

    Menjelang datangnya bulan Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026, umat Islam dianjurkan untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh. Salah satu bentuk persiapan ini adalah dengan membaca doa menyambut Ramadan. Doa ini menjadi bentuk harapan agar Allah SWT memberikan umur panjang, kesehatan, serta kemampuan menjalankan ibadah secara optimal selama bulan suci.

    Ramadan bukan hanya sekadar bulan puasa, tetapi juga momentum istimewa yang Allah SWT berikan untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, dan meraih ampunan-Nya. Karena itu, menyambut Ramadan dengan doa menunjukkan kesiapan hati seorang mukmin dalam menyambut “tamu agung” yang dinanti setiap tahun.

    Doa Menyambut Ramadan

    Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Ammi Nurbaits menjelaskan bahwa doa menyambut Ramadan diriwayatkan dari Yahya bin Abi Katsir, seorang ulama tabi’in. Doa tersebut diyakini sebagai doa yang biasa dipanjatkan oleh orang-orang saleh di masa awal Islam, bahkan memiliki kemungkinan berasal dari praktik para sahabat Rasulullah SAW.

    Doa tersebut berbunyi:
    “Allahumma sallimni ila ramadhana wa sallim li ramadhana wa tasallamhu minni mutaqabbalan.”

    Artinya:
    “Ya Allah, antarkanlah aku hingga bertemu Ramadan, antarkanlah Ramadan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadan.”

    Menurut Ustaz Ammi, doa ini mengandung tiga permohonan penting:

    1. Allahumma sallimni ila ramadhana

      Permintaan agar Allah memberi kesehatan fisik, kekuatan mental, serta umur panjang hingga dapat bertemu Ramadan.

    2. wa sallim li ramadhana

      Memohon kemudahan dalam menjalankan seluruh ibadah Ramadan, mulai dari puasa hingga ibadah malam.

    3. wa tasallamhu minni mutaqabbalan

      Harapan agar semua amal ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah SWT.

    Persiapan Fisik Menjelang Bulan Ramadan

    Selain berdoa, persiapan menjelang Ramadan juga perlu dilakukan secara fisik dan batin. Ustaz Ammi menjelaskan bahwa aktivitas Ramadan menuntut kekuatan fisik karena melibatkan puasa di siang hari serta qiyamul lail, tadarus Al-Qur’an, dan sedekah di malam hari.

    Karena itu, bulan Syaban dianjurkan sebagai masa pemanasan, termasuk membiasakan puasa sunnah, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW yang memperbanyak puasa di bulan ini.

    “Coba lakukan persiapan fisik, karena kegiatan di bulan Ramadan meliputi puasa, qiyamul lail, tadarus, sedekah. Dari keempat kegiatan ini, manusia jihad fisik siang malam. Di siang hari puasa, malam salat malam. Konsekuensinya berat beraktivitas siang hari. Maka pemanasan sebelum Ramadan,” ujar Ustaz Ammi.

    Dari sisi ibadah, umat Islam juga dianjurkan mendekatkan diri dengan Al-Qur’an sebelum Ramadan. Membentuk halaqah tadarus sederhana, bahkan hanya berdua, dinilai efektif untuk melatih konsistensi membaca Al-Qur’an.

    Tak heran jika para hafiz dan pencinta Al-Qur’an memperbanyak bacaan mereka sejak Syaban. “Dikatakan selama bulan Syaban, Rasulullah dikatakan berpuasa hampir satu bulan utuh. Ini menunjukkan bulan Syaban momentum memperbanyak ibadah sebelum Ramadan,” jelasnya.

    Para ulama mengibaratkan bulan Syaban ini ibarat qobliyah salat. Agar masuk ke bulan Ramadan sudah lebih siap. Begitu juga dengan sedekah, bisa dimulai dari bulan Syaban, misalnya ikut menyumbang untuk buka puasa Ramadan atau mempersiapkan belanja kebutuhan untuk Lebaran, agar nanti tidak mengganggu ibadah selama Ramadan.

    “Misalkan Anda punya niat bagikan parsel lebaran untuk tetangga atau orang tak mampu, bisa dilakukan pada bulan Syaban. Sehingga nanti pada saat Ramadan tidak ada lagi yang jalan ke mal atau pasar,” ujar Ustaz Ammi.

    Persiapan Batin

    Persiapan batin pun tak kalah penting. Membersihkan hati dari dosa menjadi kunci agar ibadah Ramadan terasa ringan. Ustaz Ammi mengutip Surah Al-Insyirah yang menggambarkan dosa sebagai beban berat di punggung manusia.

    Ketika dosa berkurang, ketaatan pun terasa lebih ringan dan ibadah menjadi lebih khusyuk. “Jadi dosa itu digambar dalam Alquran seperti kita memikul sesuatu. Dengan dosa maka manusia jadi malas baca Alqura, tak mau taat,” pungkas Ustaz Ammi.

    Kesimpulan

    Dengan doa, persiapan fisik, dan pembersihan batin, umat Islam diharapkan dapat menyambut Ramadan dengan kesiapan lahir dan batin, sehingga setiap amal yang dilakukan bernilai ibadah dan mendapat ridha Allah SWT.


    Post Views: 8

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pernah Berpuasa Ramadhan? Segera Qadha di Syaban untuk Dapat 3 Pahala

    By adm_imr26 Januari 20260 Views

    Buku PAI Kelas 11 Bab Berpikir Kritis Halaman 27-31

    By adm_imr26 Januari 20260 Views

    Mengungkap Penurunan Pengaruh Muhammadiyah

    By adm_imr26 Januari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Putin Says Western Sanctions are Akin to Declaration of War

    9 Januari 2020

    Investors Jump into Commodities While Keeping Eye on Recession Risk

    8 Januari 2020

    Marquez Explains Lack of Confidence During Qatar GP Race

    7 Januari 2020

    There’s No Bigger Prospect in World Football Than Pedri

    6 Januari 2020
    Berita Populer

    Dengan tren positif, PSMS Medan incar poin di kandang Garudayaksa FC

    Nasional 1 Februari 2026

    Persiapan Matang PSMS Medan Menghadapi Garudayaksa FC PSMS Medan akan menghadapi laga penting melawan Garudayaksa…

    Kronologi Pemulihan Dua Markas KKB-OPM di Yahukimo oleh TNI

    31 Januari 2026

    PKH Tahap 1 2026 Cair, Ini Cara Cek Penerima Online

    31 Januari 2026

    Kecelakaan Maut: Motor Tabrak Truk, Nyawa Pemotor Madiun Melayang

    1 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?