Persebaya Surabaya Resmi Menggaet Striker Brasil Alex Martins
Persebaya Surabaya resmi menandatangani kontrak dengan striker asal Brasil, Alex Martins. Kesepakatan ini dilakukan pada Selasa (26/5/2026) untuk menghadapi musim 2026/2027. Kehadiran pemain berusia 32 tahun ini menjadi tanda awal dari era baru yang dipimpin oleh pelatih Bernardo Tavares.
Alex Martins sebelumnya bermain bersama Dewa United dan mencatatkan 67 gol dari 92 pertandingan sejak 2023. Transfer ini langsung memicu antusiasme di bursa transfer Super League 2026/2027. Persebaya Surabaya bertindak cepat setelah kontrak Alex Martins bersama Dewa United berakhir pada 31 Mei 2026.
Nilai pasar Alex Martins saat ini mencapai Rp 5,65 miliar. Angka tersebut mencerminkan produktivitasnya yang konsisten selama tiga musim terakhir di kompetisi Indonesia. Kehadirannya membantu menjawab kebutuhan Persebaya Surabaya akan penyerang haus gol. Dengan tinggi 1,87 meter dan karakter agresif di kotak penalti lawan, Alex Martins dianggap sebagai target man murni yang ideal.
Keistimewaan Alex Martins Sebagai Pemain
Alex Martins bukanlah striker biasa di Super League karena memiliki rasio gol yang sangat tajam. Dari total 205 pertandingan sepanjang karier profesionalnya, dia telah mencetak 106 gol dan 17 assist. Catatan terbaiknya tercipta saat membela Dewa United, di mana dalam 92 pertandingan, ia mampu mencetak 67 gol dan 13 assist dengan total menit bermain mencapai 7.908 menit.
Produktivitasnya membuatnya menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di Indonesia dalam tiga musim terakhir. Bahkan saat memperkuat Bhayangkara FC, Alex Martins sempat mencetak 11 gol hanya dari 13 pertandingan.
Persebaya Surabaya jelas mendapatkan upgrade besar di lini depan. Musim lalu Green Force sering mengalami masalah efektivitas penyelesaian akhir saat menghadapi tim-tim papan atas. Bernardo Tavares ingin membangun tim yang lebih agresif dan cepat dalam transisi menyerang.
Alex Martins dianggap cocok karena kemampuan duel udara, finishing tajam, dan mobilitas tinggi di area pertahanan lawan. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman bermain di beberapa negara Asia, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.
Statistik yang Membuat Optimisme Meledak
Statistik Alex Martins selama karier profesional menunjukkan konsistensi luar biasa sebagai penyerang tengah. Total 106 gol dari 205 pertandingan menjadi bukti kualitas finishing yang sulit diragukan. Musim terbaiknya hadir saat membela Dewa United, di mana dalam tiga musim terakhir, ia selalu menjadi andalan utama di lini depan dan rutin mencetak dua digit gol.
Ketajamannya juga terlihat dari efektivitas menit bermain. Dari total 14.791 menit sepanjang karier profesional, Alex Martins memiliki kontribusi gol yang sangat tinggi untuk ukuran striker di Asia Tenggara. Tak hanya soal gol, ia juga cukup aktif membantu permainan tim dengan 17 assist selama karier profesionalnya.
Karakter bermain seperti itu sangat dibutuhkan Persebaya Surabaya. Bernardo Tavares dikenal menyukai striker yang tidak hanya menunggu bola, tetapi juga aktif menekan dan membantu build-up permainan.
Menariknya, Alex Martins juga dikenal sebagai sosok pekerja keras dan rendah hati. Mentalitas itu membuatnya cepat diterima di ruang ganti dan memiliki hubungan baik dengan rekan setim.
Era Bernardo Tavares Resmi Dimulai di Persebaya Surabaya
Kedatangan Alex Martins juga menjadi penanda seriusnya proyek Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya. Pelatih asal Portugal itu mulai membentuk skuad sesuai filosofi permainan yang diinginkannya.
Persebaya Surabaya sebelumnya memang santer dikaitkan dengan beberapa pemain asing papan atas. Namun Alex Martins menjadi nama paling mengejutkan karena statusnya sebagai salah satu striker tersubur di Indonesia.
Green Force tampaknya tidak ingin sekadar bersaing di papan tengah pada musim 2026/2027. Manajemen mulai menunjukkan ambisi besar untuk kembali menjadi penantang gelar juara. Kombinasi Bernardo Tavares dan Alex Martins berpotensi menciptakan identitas permainan baru di Persebaya Surabaya.
Dengan dukungan Bonek yang selalu memenuhi stadion, atmosfer kompetitif musim depan dipastikan semakin panas. Alex Martins juga datang di usia yang masih ideal untuk striker modern. Meski sudah berusia 32 tahun, performanya tetap stabil dan belum menunjukkan penurunan signifikan.
Situasi itu membuat ekspektasi publik Surabaya langsung melonjak. Banyak pendukung mulai membayangkan lini depan Green Force menjadi salah satu yang paling menakutkan di Super League musim depan. Jika mampu mempertahankan konsistensi seperti saat membela Dewa United, Alex Martins bisa menjadi transfer terbaik Persebaya Surabaya musim ini. Ketajamannya berpotensi membawa Green Force kembali berburu trofi dan menembus papan atas klasemen 2026/2027.






