Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Navigasi Kecerdasan Buatan di Ruang Kelas Antara Peluang Belajar dan Tantangan Kejujuran Akademik

Navigasi Kecerdasan Buatan di Ruang Kelas Antara Peluang Belajar dan Tantangan Kejujuran Akademik

5 November 2026
Bahaya Overtraining dan Pentingnya Active Rest untuk Menjaga Performa Olahraga Berkelanjutan

Bahaya Overtraining dan Pentingnya Active Rest untuk Menjaga Performa Olahraga Berkelanjutan

5 November 2026
Langkah Praktis Menjemput Keberkahan Melimpah di Tengah Padatnya Mobilitas Pekerja Urban

Langkah Praktis Menjemput Keberkahan Melimpah di Tengah Padatnya Mobilitas Pekerja Urban

5 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Thursday, 5 November 2026
Trending
  • Navigasi Kecerdasan Buatan di Ruang Kelas Antara Peluang Belajar dan Tantangan Kejujuran Akademik
  • Bahaya Overtraining dan Pentingnya Active Rest untuk Menjaga Performa Olahraga Berkelanjutan
  • Langkah Praktis Menjemput Keberkahan Melimpah di Tengah Padatnya Mobilitas Pekerja Urban
  • Terapi Otak Lewat Slow Hobbies: Menemukan Ketenangan Jiwa dari Merajut Hingga Tembikar
  • Bedah Total Biaya Kepemilikan Mobil Listrik versus Mobil Bensin di Indonesia
  • Menjaga Waras di Dunia Maya: Panduan Bijak Mengelola Atensi dan Jiwa di Media Sosial
  • Strategi Bijak Menyeimbangkan Layar Gawai dan Olahraga untuk Tumbuh Kembang Anak
  • Seni Menata Piring Pagi: Mengubah Rutinitas Sarapan Menjadi Sumber Energi Sepanjang Hari
  • Menjembatani Jurang Karier Antara Gelar Sarjana dan Kebutuhan Industri Masa Depan Indonesia
  • Geliat Financial Fair Play Mengubah Wajah Bursa Transfer dan Gaya Hidup Sepak Bola
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Hukum»Ibu Tiri Bocah Tewas di Sukabumi Terbukti ASN, Netizen Sebut Pahlawan Kesiangan

Ibu Tiri Bocah Tewas di Sukabumi Terbukti ASN, Netizen Sebut Pahlawan Kesiangan

adm_imradm_imr5 March 20264 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Informasi Terbaru tentang Status TR sebagai ASN

TR, ibu tiri dari NS (13 tahun), yang menjadi tersangka penganiayaan anak di Sukabumi, ternyata memiliki status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kementerian Agama. Ia bekerja di Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibunder, Sukabumi.

Status kepegawaian TR sebagai PPPK diperkuat oleh pernyataan Analis Kepegawaian Kantor Kemenag Kabupaten Sukabumi, Irmansyah Marpaung. Menurutnya, TR diangkat sebagai penyuluh agama Islam di KUA Kecamatan Kalibunder. Sejak ditetapkan sebagai tersangka, TR dinonaktifkan sementara dan hanya menerima gaji sebesar 50 persen.

Irmansyah menjelaskan bahwa jika TR nantinya dihukum selama kurang dari dua tahun, maka ia bisa kembali aktif sebagai PPPK. Namun, jika hukuman melebihi dua tahun, TR akan diberhentikan secara hormat.

Kasus Penganiayaan yang Menghebohkan

Polres Sukabumi telah menetapkan TR sebagai tersangka atas kematian NS. NS mengaku disuruh minum air panas oleh TR, yang menyebabkan luka bakar pada tubuhnya. Kejadian ini terjadi di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi.

NS meninggal di RSUD Jampang Kulon pada Kamis (19/2/2026). TR membantah tuduhan penganiayaan dan menyebut kematian NS sebagai takdir. Ia juga merasa terpukul atas kepergian anak tersebut dan mengkritik respons publik di media sosial.

Suami Cabut Perjanjian Damai

Anwar Satibi, suami TR dan ayah kandung NS, mencabut laporan perjanjian damai yang pernah diajukan pada November 2024. Dulu, TR pernah melakukan kekerasan terhadap NS. Kasus KDRT melibatkan TR dan U, anak angkat dari TR.

Penasehat hukum Anwar, Dedi Setiadi, mengatakan bahwa berkas perkara tahun 2024 kembali dilanjutkan karena terlapor melanggar perjanjian damai. Pasal 76C juncto Pasal 30 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Perlindungan Anak terkait kekerasan dalam keluarga digunakan sebagai dasar hukum.

Tuduhan Terhadap Ayah Kandung

Lisnawati, mantan istri Anwar, melaporkan Anwar ke polisi terkait KDRT dan penelantaran anak. Anwar membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa memasukkan NS ke pondok pesantren adalah bukti tanggung jawabnya.

Anwar juga mengungkap bahwa awalnya NS diantarkan sendiri oleh ibu kandung dan keluarganya ke yayasan tempat Anwar bekerja. TR menaruh simpati kepada NS, yang menjadi salah satu alasan Anwar menikahi TR.

Pengakuan dari TR

TR, ibu tiri NS, mengungkap dugaan keterlibatan suaminya dalam penganiayaan yang mengakibatkan kematian NS. TR mengakui telah melakukan kekerasan fisik terhadap NS, meski hanya untuk mendidik anak. Ia juga menyebut Anwar sebagai sosok yang tempramen.

Pengacara TR, Moch Buchori, mengatakan bahwa kondisi NS sebelum dibawa ke rumah sakit sudah lemas. TR memaksa Anwar untuk membawa NS ke rumah sakit, tetapi Anwar tidak mau. Akhirnya, NS dilempar ke mobil oleh Anwar.

Buchori juga mempertanyakan dugaan penganiayaan menggunakan benda tumpul. Menurut TR, ia tidak pernah melakukan pemukulan terhadap NS. Ia menegaskan bahwa jika ada penganiayaan, pasti diketahui oleh anggota keluarga.

Penyelidikan Lanjutan

Kapolres Sukabumi mengaku masih melakukan pendalaman terkait adanya tersangka lain. Ia fokus pada unsur-unsur pasal yang bisa diperkuat.

Pengakuan Ayah Kandung

Dalam podcast Denny Sumargo, Anwar Satibi mengakui bahwa dirinya tidak langsung membawa NS ke rumah sakit. Ia berdalih bangun kesiangan. Padahal, NS sudah tidak berdaya sejak sehari sebelum meninggal. Anwar juga sempat mengirim pesan tentang kondisi NS dua hari sebelum meninggal, menyebut NS sakit paru-paru.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar

By redaksi10 October 20262,147 Views

Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

By redaksi8 October 202613,131 Views

Gembong narkoba Basri ditangkap, punya aset kapal-apartemen

By adm_imr25 August 20262 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Navigasi Kecerdasan Buatan di Ruang Kelas Antara Peluang Belajar dan Tantangan Kejujuran Akademik

Navigasi Kecerdasan Buatan di Ruang Kelas Antara Peluang Belajar dan Tantangan Kejujuran Akademik

5 November 2026
Bahaya Overtraining dan Pentingnya Active Rest untuk Menjaga Performa Olahraga Berkelanjutan

Bahaya Overtraining dan Pentingnya Active Rest untuk Menjaga Performa Olahraga Berkelanjutan

5 November 2026
Langkah Praktis Menjemput Keberkahan Melimpah di Tengah Padatnya Mobilitas Pekerja Urban

Langkah Praktis Menjemput Keberkahan Melimpah di Tengah Padatnya Mobilitas Pekerja Urban

5 November 2026
Terapi Otak Lewat Slow Hobbies: Menemukan Ketenangan Jiwa dari Merajut Hingga Tembikar

Terapi Otak Lewat Slow Hobbies: Menemukan Ketenangan Jiwa dari Merajut Hingga Tembikar

5 November 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?